Showing posts with label backpacking. Show all posts
Showing posts with label backpacking. Show all posts
0 com

A Lil Something from The Islands.

view from boat window.

stranded.

beautiful hypnotizing sunset.

simply happy !

these two I-forced-them-to-be-my-'models' are my friends. :D

A little something I bring to you from Pulau Seribu. Please, enjoy!


Read more »
0 com

Get Well Soon

Jogja, cepat sembuh ya. :'(


Read more »
0 com

Come Back Soon


Spongebob: What do you usually do when I'm gone?
Patrick: Wait for you to come back.


me.miss.ya,spongebob.
wait, so that means i'm Patrick. errr.. #nggaklucu

Ney
Read more »
0 com

How To Say Goodbye


To get up and go
To catch the last train
To get in some car
And drive out again
To (never) come back this way....
*of course you'll be back!*
And have to say....

Goodbye, so long, farewell, au revoir..


Ney.


p.s: i always feel secure around his arms, no matter what. Daah Olan, missed you already *sniff* :'(

p.s.s: Thx to Husni Jayadi, for the song.
Read more »
0 com

Backpacking lagi yuk, Guys!

Hemm, mendadak jadi keingetan film Up. I love all disney pixar's, semua filmnya punya makna, mulai dari Toy Story sampe Up. Tapi Up berhasil membuatku nangis di dalam bioskop. (yayaya emang nggak heran sih, sebenernya aku mudah terharu klo udah di dalem bioskop hihihi)

Adegan paling bikin sedih yaa apalagi kalo bukan ceritanya Mr. Frederickson sama istrinya, Ellie. Waktu mereka ketemu pertama kali, waktu masih kecil, sampe dewasa kemudian menikah, dan cita-cita mereka yang sama-sama pengen ke Amerika Selatan.

Dan yang paling pol, tentu saja yang pas Mr. Frederickson nemuin "My Adventure Book"-nya Ellie yang ternyata isinya udah hampir penuh dengan foto-foto mereka berdua, dan ada tulisan di belakangnya (her very last message to Karl):

*aku suka banget foto ini, mereka berdua terlihat bahagia sekali di sini.. T.T


*i love this very much!


Thanks for the adventure. Now go have a new one.




Dan hidup memang adalah petualangan. Setiap belokannya, setiap jamnya adalah petualangan baru. And i'm really jealous with Ellie. She could spend rest of her life with the one she loved, Karl Frederickson. Bahkan waktu tau Ellie nggak bisa punya anak, Karl tetep ada di sebelahnya. That's the nicest thing ever!

J'adore Karl!


Ney


P.s: jadi pengen backpacking lagi..
Read more »
0 com

Cerita dari Pulau Terpencil

Kalo ada yang baca blogku, di beberapa kesempatan aku ngaku banget jadi orang yang paling penakut. Bahkan untuk ngomong sama mas-mas McD (ataupun semua yang sifatnya pesan-antar) waktu mo mesen delivery via telfon. Takut gelap, takut sendirian, takut di tempat asing, takut macem-macem deh. Tapi beberapa hari yang lalu, i pushed my own limit.

Awalnya karena one of my best friends, Ricco Suhardian, yang emang berjiwa back-packer itu ngajakin back-packing bareng dia dan temen-temennya. Emang sempet sih waktu kemaren-kemaren diajakin juga, tapi nggak pernah sempet-sempet. Kalo nggak karena sibuk kuliah, jauh, nggak ada duit, atau nggak belum berani. Tapi tawaran yang kemarin akhirnya ku iya-in, karena deket, biayanya murah, dan pas lagi libur, dan yang paling penting perginya ke pantai, Karimun Jawa.

Bagi yang nggak tau, Karimun Jawa tuh kayak pulau Seribu, tapi berbatasannya langsung dari Jepara. Lumayan terpencil, kalo naik kapal nestapa ferry itu, butuh 6 jam dari Jepara menuju Karimun Jawa. Hemm, bayangin aja terombang-ambing in the middle of nowhere selama 6 jam. Ngobrol udah, foto-foto udah, berjemur udah, makan udah, tidur udah, main uno udah, gosipin Marshanda udah, gosipin orang-orang terdekat juga udah, trus ngapain lagi ya? Hemmm..

Jujur, this is my first time. Berada di tengah-tengah orang baru, berada di lingkungan yang sama sekali aku nggak tau, hanya dikelilingi fasilitas yang minim (jangan berharap ada AC, jacuzzi, yacht.. We're not koper-ing, anyway).

And i was freaking scared! Bayangin aja, aku dan 3 cewek lainnya (Puti, Iah, Ka Becka) nggak kebagian kamar, alhasil kita harus tidur di ruang TV (sementara cowok2 di ruang tamu, sebelah ruangan). Untung yang bagian ini udah pernah dilakukan waktu Sarasehan dan pelantikan Paskib. Trus kamar mandinya, masya Allah, pernah ada satu waktu, aku, Iah, dan ka Becka numpang mandi di rumah tetangga, karena nggak ada air, dan tebak apa? Tu kamar mandi nggak punya pintu! Tapi keadaan yang mendesak bikin kita sedikit lebih kreatif hahaha. Dan jangan mengharapkan ada ruang ganti, atau sekedar air untuk minum waktu kita menjelajah pulau. Beuh.

But, finally, i pushed my own limit. Aku mandi di kegelapan, aku berada di negeri terpencil, dan harus mengurus diriku sendiri dengan minimnya fasilitas. And thanks God, i made it. orang-orang yang kemaren ikut juga baik-baiiiiikk bangett, nggak ada yang sombong, kekeluargaan banget deh. Padahal range umur kita jauh loh. Heuheu jadi kangen mereka, kangen hiu, kangen kerajaan laut di pulau Cilik, kangen kongkow-kongkow di kantin bu Ester, kangen foto-fotoin orang pake Cancil-nya Iah, kangen PANTAINYA, kangen LUMBA-LUMBA hitam liar yang kita temui waktu perjalanan naik kapal, kangen semuanya!



Me with Cancil-nya Iah
photographed by: Ridwan Doank



Me and my best friend, Ricco
photographed by: Puti Fauzya



Me and Lil' Turtle
photographed by: Banar Yuwandaru



Me and The "Freakin" Gank in Tengah island
photographed by: Ricco Suhardian



Me and The Big Family
photographed by: Azis Abdulah


Makasi ya semuanyaaa..

Ney
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...