Showing posts with label best-boy friend. Show all posts
Showing posts with label best-boy friend. Show all posts
0 com

Not-So-Love-Letter

I don't know whom I'm talking with, so here I am talking to my self.

I hope, one day he would read this. No matter where he will be in the future. That I've ever loved him, and cared about him. I really did. A lot. But I just can't accept the fact that you've changed. Did you notice that? I do understand that you're a busy bee, the fact that you didn't get excited anymore when you see me, that you wanna spend your little spare time with your friends instead of me. I really do understand, that you need spaces. I do. I've tried so damn hard to bring our butterflies back. You know, I could bring back mine, but yours are out of my control.

And something that you said to me, really open my eyes. Wide.
And I don't wanna hold you from the one you'll be loved. With all your heart.

So, if someone, in the future ask, "What happened? Why it didn't work out?" You could just answered it with a simple line, "What always happened, life."

Believe me. I've tried. I stucked. And I lost my self. And it doesn't suppose to go like this.

There's a phase that I'm sure of with you, that at that time, I wanna build my future with you. But you've changed. Among billions characters in the world I could tolerate, you've changed to be someone I really couldn't.

Every night, I pray, I cry, just to beg to God to bring the-old-version-of-you back to me, if you're my one. I just can't take another game, another drama. I just can't, dear Almighty God. I just wanna have a simple life, as simple as I love him and he loves me back. Loves me for who I am, my passion, my life, and my family. For their best and worst. Just like I'll do to his. Is that so bad?

And right now I haven't stop my praying, if you're asking. I still do have faith, of you, right now. Miracles do happen, I believe. And if they don't, they will. They will find you someone you love and loves you back, and me too. I will always love you, in a different way. But maybe, this is the last time I use one of my particular label for my articles. I dont know how God works.

Live well.

Sincerely yours,

Heart
Read more »
0 com

59th

When I was a child...
Dad picked me up to my room when I fell asleep in front of TV
Dad cheered me up when I was sad
Dad bought me dolls to make me happy
Dad protected me from bad people
Dad believed in me, even when I didn't believe in myself
Dad taught me how to be a good and respected lady
Dad let me know what is a good man

When I met my boyfriend...
He picked me up when I fainted at school
He cheers me up when I was sad
He bought me flowers to make me happy
He protects me from bad people
He believes in me, even when I don't believe in myself
He treats me like I'm a good and respected lady
He proved me that it's true, there's a good man, just like my dad

I love you, dad. Very much. As always.
Happy 59th! :')


From your 'still-nobody' daughter,

Read more »
0 com

Judulnya Curhat

I sometimes wonder why there are some people broke up with their boy/girlfriend because his/her partner couldn't understand their busy activity. And after experienced it myself, I do understand of their loneliness. You know, when they drown by their tons of works, all meetings, and so, sometimes they tend to forget about you. They forget to call you, or even text you all day. Because I felt that too, haha.

But here's what I think.

Kenapa kita nggak berkaca dulu? Mungkin kasus orang berbeda-beda ya. Kalo saya, jelas karena saya belum punya kerjaan, sedangkan dia sibuk luar biasa. Jadi, sebelum saya berubah menjadi orang yang sangat sangat annoying dan bikin dia berpikir saya nggak bisa mengerti kesibukannya -- padahal sebenarnya hanya karena saya merasa 'gelisah-karena-mendadak-handphone-saya-bisu', saya cenderung lebih menekan perasaan di diri saya sendiri. Dan hal ini susah luar biasa, mengingat pikiran-pikiran saya yang cenderung drama queen. Gosh.

Jadi solusinya adalah...

Saya berkaca. Dia begini bukan karena kemauannya sendiri. Semuanya tuntutan. Toh saya ikut bahagia kan waktu dia diterima kerja?! Ingat semua kebaikan-kebaikannya dia, tapi jangan diingat-ingat terus, apalagi ketika dia dan saya masih sama-sama mahasiswa. Ah itu sih masa-masa terindah, :P tapi udah nggak akan mungkin terulang lagi. Biarkan itu semua menjadi kenangan (cailah!). Kemudian, tekankan pada diri sendiri bahwa hal ini nggak akan berlangsung selamanya. At least, sampai saya juga sama sibuknya dengan dia. Saat kapasitas otak nggak 100% punya doi lagi. :D

Read more »
0 com

Everyday I Love You

Tadi pas karaoke, nggak sengaja inget dan nemu lagu lama banget. Everyday I Love You. Ada yang tau nggak yaa? Kalo Ricco Suhardian sih jelas pasti tau, orang dia fansnya Ronan Keating. Dan aku baru sadar, ternyata artinya baguuuss banget!

Okay, here it is...

I don't know, but I believe
That some things are meant to be
And that you'll make a better me
Everyday I love you

I never thought that dreams came true
But you showed me that they do
You know that I learn something new
Everyday I love you

'Cos I believe that destiny
Is out of our control (don't you know that I do)
And you'll never live until you love
With all your heart and soul.

It's a touch when I feel bad
It's a smile when I get mad
All the little things I am
Everyday I love you

Everyday I love you more
Everyday I love you

'Cos I believe that destiny
Is out of our control (don't you know that I do)
And you'll never live until you love
With all your heart and soul

If I asked would you say yes?
Together we're the very best
I know that I am truly blessed
Everyday I love you
And I'll give you my best
Everyday I love you


Jadi inget pacar sendiri, hihihi...
DEFINITELY NOTED AS ONE OF MY WEDDING SONGS. :D



P.s: Tuuuh kan, ralat dari fans beratnya Ronan Keating (silakan baca di atas) ada yang protes gitu di twitter, katanya "@neycit itu blog loe salah tuh, yang nyanyi Everyday I Love You tuh Boyzone bukan cuma Ronan Keating.. -.-". " --> Iyaa deeeh, maksudnya teh Boyzone, lupa nambahin hehehe. Maaf ya! :D
Read more »
0 com

Nostalgia. :)

Mumpung revisian udah beres, jadi teringat sesuatu...


Dulu waktu SMA, setelah dibuat patah hati oleh sahabat sendiri karena persahabatan yang kami buat sendiri, saya pernah berpikir...

"Mungkin nanti ada yang seperti dia, atau yang lebih dari dia. Dunia kuliah gitu loh, orang-orangnya udah dewasa-dewasa, banyak orang baru, pasti makin banyak pilihan. Mungkin nanti bisa melupakan perasaan yang ini."

Saya tidak sadar sampai si sahabat saya ini menelpon saya di suatu malam...

"Ney, gue lagi deket sama cewek."


And suddenly my heart stopped.

Ketika itu, saya baru tersadar, ternyata tidak ada yang bisa menggantikan dia.
Tapi tidak ada yang bisa saya lakukan, kecuali mendoakan dia bahagia.

Apalagi ketika melihat foto-foto mereka di situs-situs social-network itu, atau ketika bertemu sahabat saya langsung. Rasanya seperti ada yang hilang, entah apa.
Sakitnya luar biasa. Rasanya seperti punggung disiram es batu yang ujungnya tajam. Dan semakin sakit ketika harus tersenyum ketika sahabat saya ini bercerita tentang pacarnya. :)

Belum lagi ketika si pacarnya ini cemburu dengan saya.
Disuruh memilih, pada akhirnya sahabat saya memilih pacarnya.
Saya hipotermia.
Walaupun sebenarnya tidak rela, tetapi saya maklum dan berusaha terdengar santai seperti sahabat yang baik... Dan memang saya berusaha ingin menjadi sahabatnya yang paling baik buat dia.

Huah, ternyata perjalanan kami ndak mulus juga. :)



P.s: Jadi maklum kan kenapa saya nggak bosan-bosannya bikin posting tentang dia. :)
Read more »
2 com

Pria Ini


Pria ini masih pria yang sama dengan posting sebelumnya
Pria cuek, super sibuk, dan selalu kurang tidur itu saking sibuknya
Pria yang paling susaaaaah untuk dihubungi
Pria yang jaraaaang sekali mengucapkan kata-kata romantis

Pria yang sama yang menjadi sahabat saya sejak lamaaa itu
Pria yang sama yang membuat saya jatuh cinta sekitar 5 tahun yang lalu
Pria yang sama yang sekaligus membuat saya patah hati karena persahabatan kami
Pria yang sama yang membuat saya jatuh cinta lagi tahun lalu

Pria ini juga yang membawa saya yang berat ini jauh-jauh ke UKS waktu saya pingsan
Pria ini juga yang rela jauh-jauh datang dari Jogja 10 jam dengan motornya hanya untuk menemani saya makan sushi (padahal dia benci sushi)
Pria ini juga yang selalu saya larang datang ke Bandung dari Jogja, namun keesokan harinya saya menemukannya berdiri di depan pintu kamar, tersenyum nakal
Pria ini juga yang mengejutkan saya tadi pagi ketika dia mengetuk pintu kamar saya tadi pagi dan meninggalkan program pelatihannya hanya untuk menemani saya sidang hari ini

Untuk pria yang tidak pernah bicara 'manis' ini...
Untuk pria yang lebih sering membuat saya tertawa daripada 'meleleh' ini...
Untuk pria yang tidak takut mengkritik saya habis-habisan tanpa takut dimusuhi, yang kemudian saya jadikan cambuk...

I'm really lucky to have you.
I can't thank enough.



P.s: You make those 'teen-lits' sound lame. Anyway, I'm a bachelor now. Finally. Thanks to this guy.
Read more »
0 com

Pacar itu...

Cuek. Apalagi ditambah sekarang udah kerja, jadi super sibuk, kurang-tidur, harus belajar dan lain-lain itu. Bah, makin cuek. Hari sabtu-minggu aja susaaaahh banget dihubungin, mau sms, telfon, atau facebook. Udah pasti nggak dibalesnya. Entah lagi ke bengkel, lagi belajar, lagi jauh dari handphone, sampe lagi tidur. Sekalinya nelfon ya pas malem-malem mau tidur. Lima menit sebelum dia tidur.

Pernah nih suatu hari di hari sabtu, kita telfonan pas dia mau tidur. Aku lagi cerita panjang lebar. Dianya diam aja, kirain dengerin. Aku makin semangat cerita. Tiga detik kemudian, "krooookkk..." Sialan. Ditinggal tidur.

Tapi, di saat-saat aku down-dan-stress kayak gini, tiba-tiba ada MMS dari dia. Foto restoran bebek ginyo dengan tulisan "Minggu depan maem di sini yuk dekk!!" Dan entah kenapa pas baca MMS itu, aku jadi semangat. Bukan semangat menghadapi hari selasa, tapi semangat gimana caranya mengatasi hari selasa dengan baik supaya hari sabtu bisa jalan sama dia, bersenang-senang. Dan pas banget, aku lagi pengeeeen banget makan bebek.

Ah tambah kangen,
I love you, hamster.

Read more »
0 com

Boleh Dibaca :)

Kata-kata Diki kepada Putra:
"... lo bikin sebutan 'adik' itu supaya dia dan lo bisa lebih akrab dari orang pacaran sekalipun! Dan, keadaannya malah lebih baik dari harapan lo sebelumnya. Ronny dan Santi malah lebih baik dari harapan lo sebelumnya. Ronny dan Santi malah akhirnya putus karena lo, kan? Akhirnya, lo lah orang yang tertawa paling akhir, ya kan? Sekarang, nggak ada lagi penghalang antara lo dan Santi."

(Mahir Pradana - Here, After: 64)


Ada yang senasib?
Well, saya rasa quote ini 'ngena' banget ke saya dan mungkin banyak orang.

Isu ini emang sensitif banget. Dan jujur, pada awalnya saya pun ngerasa nggak penting banget ngangkat isu ini. Tapi ternyata hal-hal semacam ini bisa bahaya juga. Dan, setelah baca novel ini (yang pengarangnya pun kebetulan cowok), saya jadi ngerti deh sedikit-sedikit tentang persepsi laki-laki. Termasuk ketakutan-ketakutan mereka.

Kasus-kasus macam ini yang saya dengar, sering banget menimpa cewek, entah kenapa ya. Mungkin karena cewek banyak yang terlalu pake hati kali ya, nggak ngerti deh. Atau mungkin ego laki-laki yang terlalu besar juga, nggak tau juga deh. Tapi bukannya cowok nggak bisa kena juga. Dan di sini saya nggak bermaksud nge-judge orang-orang yang setipe di atas jelek semua, mungkin ada yang bener-bener beneran, mungkin ada juga yang sejelek-jeleknya seperti kasus di atas. Wallahu'alam.

Intinya adalah, saya sih berusaha naif aja. Yang pertama, nggak bermaksud membatasi pergaulan sih, tapi ketika saya berpikir saya menghormati pasangan saya, ini adalah salah satu caranya. (Kecuali kalo dia emang bener-bener nggak pandang bulu, itu sih nggak worth it banget.) Yang kedua, saya pikir saya nggak perlu-perlu banget juga sih untuk cerita ke 'Putra-Putra' yang lain ini. Toh teman wanita saya banyak, dan masih ada mama dan papa saya juga yang bahkan jauh lebih berpengalaman. :P

Nggak mesti musuhan juga sih, tapi juga jangan terlalu deket juga. Menjaga silaturahmi aja kan nggak harus intim juga kan? Lagian kalo emang mereka bukan 'Putra-Putra' yang lain, pasti ngerti, maklum, dan berusaha memahami situasinya deh.

Yeaa, I get it now.
You know what, if your guy acts like this, then you should be happy. Sebenarnya dia cuma takut kehilangan kita. :)



P.s: Jujur, pacar saya sih nggak pernah bilang terang-terangan, tapi yaah saya tau diri aja deh. Saya kan juga nggak mau kehilangan dia, apalagi cuma karena hal-hal yang menurut saya 'sepele' kayak gini. :)
Read more »
2 com

I Wanna Hold Your Hand

Jadi keingetan sesuatu.

Seperti yang kalian tahu (atau belum tahu ya?), saya punya sedikit keanehan. Saya itu sebenarnya takut cowok. Maksudnya bukan semua cowok, hanya cowok-cowok yang ketahuan (entah feeling, atau jelas-jelas ada buktinya) nggak cuma pengen berteman. Kalau yang cuma pengen berteman sih nggak apa-apa.

Untungnya, my very own bestfriend has solved this. :)

Tapi ternyata belum sepenuhnya teratasi. Saya yang belum berpengalaman ini, nggak ngerti cara mengekspresikan perasaan saya ke dia. Ah, nggak usah jauh-jauh. Pegangan tangan aja saya nggak bisa. Rasanya malu gitu. Kalau pas nyebrang sih beralasan lah ya, tapi kalau di mall? Berasa jadi kayak tukang pijet.

Anyway, untungnya si pacar tidak kemudian lari tunggang-langgang melihat keanehan di diri saya ini. Malah, akhirnya dia yang ngajarin. Hahahaha norak emang.

Alkisah suatu hari di MTA. Di lorong penuh orang...
Pacar: "Boleh nggak aku gandeng tangan kamu?" (which is so sweet, instead of main pegang aja, dia minta izin dulu, hehehe. Mungkin karena udah kenal sama keanehan saya.)
Saya: "Errr... Ih malu ah, banyak orang gitu, ntar diliatin..."
Pacar: "Yaudah, mau nggak diajarin?"
Saya: "Iiih, gimana caranya?"

Berasa dijawab, lorong di depan kami sepi banget, nggak ada orangnya...
Pacar: "Nah itu di depan kan sepi tuh, jadi nggak ada orang yang liat. Kita jalan dari toko A ke toko B gandengan, gimana?" (FYI, toko A ke toko B itu dari ujung ke ujung)
Saya: "Mmmm aaaahh yaudah deh..." (dengan berat hati, karena nggak ada alasan untuk menolak.)

Trus akhirnya kita jalan dari toko A ke toko B gandengan. Tapi jalannya jalan cepat. Sangat cepat. Hahahaha. Mana deg-degan lagi, plus udah blushing abis deh itu kayaknya. Hihihi.

Komentar dia setelah gandengan pertama kali sama saya:
"Kayak gandengan sama mayat, abisnya kamunya lemes gitu tangannya." Bhahahahaha!

Tapi setelah itu, dia jadi punya alasan untuk megang tangan saya waktu rame. Dia bilang, "kan kamu udah belajar..." Heuu, siaul. Untung sahabat sendiri, jadi bisa dijitak. :P


Read more »
0 com

Love Phases

According to "My Status in 2010" on Facebook, I had some kind of love phases that you all may ever had too. Please noted that those phases are made by me, I'm so sorry if I made some amateur mistakes. :D

Moment phase - when there's a moment that just 'click' you with him/her with no reason, I don't know if it 'click's you or 're-click's you. In my case, it 're-click'-ed me. You felt a great happiness in this moment, even those butterflies came out suddenly. It felt like dream, and you're floating. Euphoria.
Feb 13:
- thanks to angkot Margahayu-Ledeng, our knight bus for today. (Ricco Suhardian, Olan Maulana)
- what a colorful weekend i have here with Olan Maulana and Ricco Suhardian. Wish it lasts forever. :)
Feb 14:
Instead of one, I have my valentine's day with two men, Ricco Suhardian and Olan Maulana. ROFL!

Post-Moment phase - when you felt sad, or realized there's something missing or felt strange somewhere inside part of your body. This time, your brain and you heart didn't sync, and even had a war. The colossal one. You felt like you supposed not to feel like this in this time, and it's sooo normal if you felt stupid for being unable to control your own body.
Feb 15:
my guitar is unemployed again. *sniff*
Feb 17:
Got no feel, I got no rhythm. I just keep losing my beat. I'm ok, I'm alright. Ain't gonna face no defeat. I just gotta get out of this prison cell. Someday, I'm gonna be free, Lord! (Somebody to Love - Queen)
Feb 21:
How come the only way to know how high you get me, is to see how far I fall? -John Mayer
Feb 25:
"Two things are infinite: The universe and human stupidity, and I'm not sure about the universe." - Albert Einstein



Galau phase - when your heart finally won the 'Post-Moment phase' war, and it affected your brain, a lot. And you couldn't say it directly, but you couldn't hold it inside anymore. Finally, you need to release those feelings. Some people found a way by writing it down on some social-network sites, or blogging/tumblring, with no mention or whatsoever, hoping that he/she'll read and notice it. In this phase, you don't care whether people would call you weird. You started to listen love songs, or love poets, love movies, or even search love quotes in google. (okay, the last part was me.)

Many people don't survive in this crisis-phase, and it's not your fault. It's your crush's fault, acute-idiocy, being chicken, being polite, or he/she just asked you to play, or even he/she's just simply a d*bag. If you want to play too? Go ahead. If you don't want to? Step back, immediately. In this part, it really recommended to share it with your trusted-sane-bestfriend.

Mar 02:
"Our heart sing less than we wanted. Our heart sing 'cause we do not know... The wonder that I made. I am here to stay. Stay." (A. Seyfried - Little House)
Mar 05:
i miss you more than words can say, i need a miracle now.. (i love westlife)
Mar 08:
la..la..la..la..la..la..la.. loving you, you know it's true, and la..la..la..la..la..la..la.. loving you, loving you.. (love it)
Mar 09:
"A friend should be a master at guessing and keeping still." - Friedrich Nietzsche
Mar 13:
had a great saturday night with Rashinta Stah Narulita K and Olan Maulana. Whatever happened in "Saudagar-Sea-Food", stayed in "saudagar-sea-food" yaa! Nila laut, si lumba-lumba, dan gara-gara nila setitik dibalas dengan air tuba. ;P (love) you, really I do.
Mar 18:
within you I lost myself. without you I find myself, wanting to be lost again. -anonymous-
Mar 19:
ingin menjadi wanita *sigh*


Confession phase - If you could survive until this phase, just be grateful. The crisis had passed, because he/she has read it and noticed it was him/her you always talk about. You feel like heaven on earth and a major relieved. Now you could say aaaalll the things that you've been hiding for so long. Congratulations!
Mar 21:
bismillahirrohmanirrohim. :)
Mar 24:
kangen yg ambrut. :')
Mar 29:
You could say my friend that is the end, or a new tale has begun.. (we are one-westlife)
Apr 03:
just have finished my very first soto banjar, mmm.. (love) (love)
Apr 11:
nempeeell... (nempeell? Aduaduaduaduaduu..) (love) (love)
Apr 20:
"aku mo ngomong serius nih sama kamu." "....mmm ya?" "seriusseriusseriusserius." "zzzz"
Apr 27:
"There's a truth in your eyes saying you'll never leave me. You say it best, when you saying nothing at all." (R. Keating)
Apr 29:
Provoost-Strip Biru


Read more »
0 com

Tu Me Manques Beaucoup

I miss our 'silly' conversations
A long talk, just talked about us,
talked about the old times,
remembered about our stupid high school time, and Bandung-Jogja time.

When you touched my hair...
When you touched my eyebrows just because you know that's the easiest way to make me asleep...
When I squeezed your cheeks and you said, "mas koki" while moving your silly lips...
When I watched you sleep peacefully, and you even didn't notice it because of your '3-secs-sleep' habit...

When you just stared at me with no words because I did some make up for the first time, and you said I'm beautiful, and then I screwed it all by saying "ih, apaan sih?" while blushing because I didn't know how to response that, and you said, "you supposed to say thank you.."

I miss you
I miss our talks

It's funny how could I miss you even more when you're in Jakarta, than our Bandung-Jogja time.

It must be hard for him too.
You supposed to support him, idiot.
Not distract him.

Just....grow up, Ney.
Please, for once in your life.


Read more »
1 com

Taktik Pria

suatu malam, perbincangan antar-telfon seperti malam-malam sebelumnya...
N: "Eh yang, aku diundang ke rumahnya si A loh." (A itu cowok)
O: "Trus kamu mau?"
N: "Emangnya boleh?" (sambil ketawa ngejek, soalnya biasanya pasti 'boleh tapi ngambek' haha)
O: "Yaah, aku sih ngikutin kamunya aja gimana." (sok cool)
N: "Yang beneeerr? Di sana ada si A, B, C looh..." (cowok-cowok lainnya yang suka dia cemburuin)
O: "Yaa gapapa, kan sekarang kamu ndut."
N: "Maksudnya?"
O: "Yaah aku 'aman' deh pokoknya."
N: -______-'

Jadi selama ini udah terjawab deh kenapa setiap kali dia ngajak ngedate pasti ada acara makannya.

TAKTIK!


Read more »
4 com

Do-Re-Mi

percakapan suatu sore di telfon lintas-provinsi...
N: "Yang kangen nih! Aaaah..." *uring-uringan*
O: "Hmm? Yaa..."
N: "Ah kamu ga kangen ya?" *childish mode: on*
O: "Ya kangen dong, tapi yaudah ga bisa diapa-apain lagi." *mature mode: on*

*krik krik*

percakapan suatu sore di sebuah restoran di PVJ, Bandung...
N: "Ih sebel, masa si pacarku kalo aku bilang kangen jawabannya lempeng bgt. satu nada. heuu padahal akunya udah heboh bgt gitu."
U: "Ahaha sama banget! Cowokku juga gitu! Jawabannya persis lagi! Ck."
N & U: *merenung bersama*

Intinya: Pria-pria itu realistis sekali ya. Apa emang dari sononya cuma punya satu nada? Doooo...



Read more »
0 com

Do-Fun

Jadi hari sabtu kemarin itu, karena lagi sama-sama stress dan bosen ngemall-ngemall lagi, plus si pacar pake Yamaha juga, akhirnya dari awal minggu kemarin kita udah ngerencanain ke Dufan! (pengguna Yamaha beli 1 gratis 1)

And it works for me so well that week. Bimbingan semangat, kertas dicoret-coret dosen tetap semangat, ditanya-tanyain dosen nggak bisa jawab tetep semangat, revisi seabrek tetep semangat, nyari referensi semangat. Pokoknya mo ngapa-ngapain semangat gara-gara mikirin Dufan. Hahaha!

Seru bangetlah pokoknya!

Udah pernah nyobain Hysteria? Kita baru kemarin itu. Dan reviewnya satu deh, Hysteria nggak ngasih kesempatan untuk nggak histeris. Bahkan untuk ngambil nafas. Hahaha! (pengalaman pribadi)

By the way, gara-gara ngeliat anak kecil asik banget makan popcorn, kitapun akhirnya ngiler dan makan popcorn juga, ternyata, sumpaaahh enak banget! Recommended deh, apalagi yang kita makan waktu itu, cheese flavour. Yum yumm! (Loh ini kenapa ujungnya juga rekomendasi makanan ya, bhahaha)

Enough talk. Here are some picts for you...





Oiya, foto-foto ini juga hasil dari cuci-scan roll film-nya si Pinko yang pertama, dengan cross-processing, di Seni Abadi, Wastu Kencana, Bandung. Lucu ga, lucu ga? Enak banget cuci-scan di sana, ramah-ramah banget orangnyaa! Dan cuma sejam. Yihaa!

Yea, I do did fun!



P.s: dear pacar, thanks for letting my childhood alive. I really love you!
Read more »
0 com

Come Back Soon


Spongebob: What do you usually do when I'm gone?
Patrick: Wait for you to come back.


me.miss.ya,spongebob.
wait, so that means i'm Patrick. errr.. #nggaklucu

Ney
Read more »
0 com

Lil Update

Si pacar akhirnya keterima kerja juga, di BRI. Setelah melalui proses yang panjang, lama, dan penuh pengorbanan *dramatis*, akhirnya... :) So proud of him, apalagi mengingat pertama kali dia ngasih CV ya ke BRI ini, langsung keterima. Jadi nggak ngerasain nganggur setelah lulus deh, walaupun jadinya nggak bisa ikutan wisuda. *nggak apa-apa ya yang, nanti kita foto wisuda sendiri aja yah... :D*

Sebenernya, seneng banget pacar udah keterima kerja. It's a big step ahead indeed. Pengennya cepat nyusul juga, hihihi. Tapi di sisi lain, aku jadi nggak punya teman. Biasanya ada dia, bisa nelpon kapan aja, lama-lamaan. Apalagi kalo pas dia di Jakarta, bisa main-main, jalan-jalan, wisata kuliner, berenang bareng, nonton, nge-froyo, atau cuma sekedar main monopoli di rumah. These things become my bubble-world, my box, my comfort zone, that finally I have to leave.

When I talked to someone about this, this person just reacted, "duh, kayak anak kecil banget sih lo." Yea, you can call me whatever you want. And this is not the first time I got reaction like that.

Dammit, I have to find Neverland. I envy you, Peter Pan! #KesimpulanYangSalah :P

Ingat episode Spongebob yang ini? Spongebob dan Patrick bermain dengan imaginary box-nya, tapi selalu diganggu Squidward yang apatis, yang nggak percaya sebuah kardus kosong bisa begitu menyenangkan. Tapi akhirnya Squidward mupeng juga tuh, hahaha!
Source: here

Ney

P.s: Mulai dari hari rabu ini sampe senin minggu depan, si pacar ada outbond bareng kantornya di Sukabumi. Yang lebih nyiksa, DILARANG BAWA HANDPHONE. :'(( ENAM HARIII! #WhatTheHell #Nelangsa #BigSigh #DamnIWillMissMySpongebobSquareHead #EnamHariMauMati #BerasaLDRLagih #NggakBisaTidur
Read more »
2 com

BF's Birthday

2345
Saya: (mencet nama pacar di handphone, tersambung. Diangkat)
Pacar: "Halo, Assalamualaikum."
Saya: "Waalaikumsalam, ayaaaangg... Mau ulangtahun yaaa? Cieee.. Deg-degan nggak? Ayo cerita kamu udah ngapain aja selama 21 tahun? Blablablablablabla"
Pacar: (motong pembicaraan) "Eh yang, aku abis makan sambel tadi, trus sekarang mules. Aku beol dulu ya..."
Saya: -__-' "Yaudah"

2350
(Kutelfon, tapi nggak diangkat. Masih beol.)

2400
(Handphoneku akhirnya bunyi)
Saya: (Semangat) "Ayaaaang, happy birthdaaaay! Semoga panjang umur, cepet dapet kerja, makin sayang sama akuu... Holeeee!"
Pacar: "Amiiiinn"
Saya: "Eh yang bentar deh, ada suara apa sih tadi? Coba deh diem dulu." (Nggak lama setelah diam, saya nyanyi 'Happy Birthday' sampai selesai. Sumpah random abis.)
Pacar: "Yaaaaa, makasih yaaa. Dah yuk bobo yuk. Adek kecil nggak boleh bobo malem-malem..."
Saya: -______________-' "Yaudaaaaaaahhh"


Ney
Read more »
0 com

My Square-head Spongebob


I'd like to dedicate this post to one of my bestfriends who will have his 22nd birthday tonight, because:
  • he never left me behind
  • he accepted me for who I am, complete with these slow, idiotic, and random sides of me.
  • he always held me at my lowest point
  • he always taught me how to be a good person
  • he always believed in me, even when I don't
Thank you for being such a beautiful best(boy)friend to me.
You're my lovely Spongebob, with a square-head. :)

Happy birthday, my dear. Don't give up on me, just yet. Or I'll squeeze your cheeks and tickle your neck hmm hmm, and this is serious. Love you. :')

Ney
Read more »
0 com

Sorry :'(


sometimes I do stupid things, a lot of it.
especially when I really don't mean it. I don't know what to say.
I'm so sorry. :'(


Ney
Read more »
0 com

Buat Kamu

Hey kamu! Iyaaa, kamuu...
  • Kamu yang langsung pilek kalo kena ujan (padahal pelatih bela diri)
  • Kamu yang kakinya harus goyang-goyang dulu baru bisa bobo
  • Kamu yang selalu ragu udah ngunci pintu apa belom kalo mau pergi (padahal selalu udah ngunci)
  • Kamu yang bisa bobo hanya dalam waktu 3 detik saja
  • Kamu yang sukanya makan pisang bakar sama minum es teh manis
Nggak usah nengok kanan-kiri, ya kamu itu.
Saya kangen kamu. Selalu. Padahal ngakunya udah terbiasa LDR. :'(


Ney
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...