Showing posts with label quote. Show all posts
Showing posts with label quote. Show all posts
0 com

Hate is easy, love that needs courage.

Ya ampun, aku lupa kapan terakhir nulis blog ini.
Lupa posting terakhir apa.
Well, sebenarnya tinggal liat aja sih ya, but I decide not to, at least after I finish this post.


Aku udah lupa, apa aja yang harus di catch-up. Okay, I'll go with bullets.

1. Career.
This particular subject always make me excited. Belum, aku belum kemana-mana. Masih di kantor yang sama dengan posisi yang sama. Pulang juga masih nggak jelas, gaji juga nggak kemana-mana :p . Tapiii... Pengalaman dong yang nggak sama.

Ketemu dengan banyak orang baik dan luar biasa ini anugerah banget buatku. Suportif, ngemong, nggak pelit ilmu dengan kredibilitas yang udah nggak perlu diragukan lagi. Sempurna banget juga enggak, kadang ada yang ngeselin juga. :P But hey, semua pekerjaan juga begitu bukan. Senengnya adalah aku udah nemu ritme kerjanya. And with these experiences, I see this whole new world in a very different way. Seriously.


2. Social.
Hahahaaa... Ini nih. Berhubung kerjaan saya yang nggak 9 to 5, tapi 9 to 'kelar', agak susah ya 'mengejar' kehidupan sosial. Yaaa, gaulnya nggak jauh-jauh sama orang kantor (dududu...). Tapi sempet juga kok beberapa temen-temen lama. Bahkan sempet juga liburan bareng temen-temen SMA, ketemuan dengan beberapa temen kuliah, SMP. Walaupun banyak nggak bisanya, not bad laaah...

3. Personal
Pertanyaan pertama: Status? (pede banget! haha) I'm single, dan belum mau mengubahnya dalam waktu dekat. Bukan, bukan karena belum move on atau belum laku whatsoever (bhahaha, ngakak sendiri). It's because I prefer that way, being single.

See, there's a lot of things that you can't see when you're not single. Contoh, my inner peace. Waktu nggak single, aku nggak pernah sempat (atau nggak pernah mau) berkontemplasi sama diri sendiri. And turned out I've lost myself. Butuh waktu cukup lama untuk mengenal diri sendiri (lagi). Dan ketika aku udah mulai mengenal diri sendiri, aku jadi nyaman sendiri. That's it.

But that doesn't mean I live with no problem. You know my thing with my ex/bestfriend. Here's the thing... You can't judge things as black and white. Dan hasil dari kontemplasi dengan diri sendiri ini turned out, I kinda miss him. Not miss I-want-him-back kind of thing, but miss missing. Despite all of what had happened to us, he was my bestfriend after all. And because I knew him jauh jauh sebelum semuanya terjadi, I can't just as easy as hate him. But after all, I definitely can't undo that, right. *sigh* Well...

_______

Anyhoo, malem ini sahur terakhir. Walaupun lagi nggak sahur, kayaknya aku mau ikutan. Oh ya, satu hal yang entah aku dapat dari si inner peace *mau muntah, silakan...* ini adalah I learned how to forgive and let go. Let go ini yang susah. Kalo orang tua biasa nyebutnya ikhlas kali ya. Dan ternyata beban-beban itu bakal terangkat sendirinya ketika bisa ada dalam fase 'let go' ini.

Eits, ini bukan masalah percintaan aja. This is me paying attention more to the whole big picture than being annoyed by the details. Get it?

Nah, berhubung momennya lagi pas... I do realize I live with all mistakes and flaws, jadi jauh dari lubuk hati yang paling dalam... Aku minta maaf ya... Have a white, pure, and beautiful Ied. Allah bless us all.




The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong. -Gandhi


P.s: Walaupun kata-kata copas dari si mbah, but they reflect me the most. Jadi, minta maafnya beneran loh, sumpah...


With love and tons of kisses,

Neysa


_________

Update:
Ternyata posting terakhir tentang security SMA yang udah meninggal. He was my bestfriend. :'(
Read more »
0 com

Through The Rain


When you get caught in the rain
With nowhere to run
When you’re distraught and in pain
Without anyone

We keep prayin’ to saved
But nobody comes
And you feel so far away
That you just can’t
Find your way home
You can get there alone
It’s okay
What you say is

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And if you keep falling down
Don’t you dare give in
You will arise safe and sound
So keep pressing on

Step fastly
And you’ll find what you need
To prepare
What you say is

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

And when the wind moves
And shadows grow close
Don’t be afraid
There’s nothing you can’t face
And sure they tell you
You’ll never pull through
Don’t hesitate
Stay calm and sane

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain

P.s: Yes I'll hold my faith tighter
Read more »
0 com

Bye, Andy!


made me teary! :'(




Pic's source.
Read more »
0 com

Proposing Thing

Jadi, hari minggu kemarin saya mendapat kehormatan (cailah) jadi tukang foto di acara lamarannya sepupu. Ternyata kayak gitu ya yang namanya lamaran, jadi deg-degan. Loh! Tapi serius deh, mereka yang lamar-melamar, kok saya yang deg-degan ya? Apalagi pas si pacarnya sepupuku keluar dari kamar, terus ditanya sama Bapaknya, "Gimana nih, Teh, ini ada yang mau ngelamar Teteh..." Terus dia jawab, "Insha Allah saya terima lamarannya." Terus yang lain pada bilang, "Alhamdulillah..." Kewl! Kalo kata pacar saya, "Kayak main sandiwara ya, dek."

-___-'

Tapi ada untungnya juga jadi tukang foto. Jadi nggak usah bawa-bawa seserahan. :D (dasar pemalas!). Untung pada suka hasil akhirnya, alhamdulillah. So here are some photos...




Selamat ya, Mas Revi dan Mbak Reina! :D



P.s: Anyway, lamaran saya malah belum keterima-keterima ini judulnya. (Maaf jadi curhat)
Read more »
4 com

Inner Beauty

Saya benar-benar nggak ingat di mana saya membaca artikel ini, tapi dalam artikel ini disebutkan tiga ciri orang yang memiliki inner beauty:
  1. Dekat dengan Tuhan
  2. Senang membantu orang lain
  3. Selalu bersyukur

Jadi, apakah itu Anda? Menurut saya, ini juga inti kehidupan.



P.s: Ada yang bisa bantu saya mengingatkan sumbernya? Terima kasih.

P.p.s: The original source's from here. Thanks guys! :D
Read more »
0 com

Leap Year: Another Favourite Movie

And so I watched this romantic movie, Leap Year. And you know what, I do miss this kind of movie for so long. It really is recommended for those who love romantic-comedies, plus the set is wow-ing.


Here are some quotes I do really love.

May you never steal, lie, or cheat. But if you must steal, then steal away my sorrows, and if you must lie, lie with me all the nights of my life, and if you must cheat, then please cheat death, because I couldn't live a day without you. Cheers!
-A Bride-


I don't want not to make plans with you. I want to make plans with you... Will you marry me?
-Declan-



And my heart's always racing to this kind of scenes. Haha.



P.s: The fact that Declan really is my type, made my heart racing even more. :D

pic's source.
Read more »
0 com

Boleh Dibaca :)

Kata-kata Diki kepada Putra:
"... lo bikin sebutan 'adik' itu supaya dia dan lo bisa lebih akrab dari orang pacaran sekalipun! Dan, keadaannya malah lebih baik dari harapan lo sebelumnya. Ronny dan Santi malah lebih baik dari harapan lo sebelumnya. Ronny dan Santi malah akhirnya putus karena lo, kan? Akhirnya, lo lah orang yang tertawa paling akhir, ya kan? Sekarang, nggak ada lagi penghalang antara lo dan Santi."

(Mahir Pradana - Here, After: 64)


Ada yang senasib?
Well, saya rasa quote ini 'ngena' banget ke saya dan mungkin banyak orang.

Isu ini emang sensitif banget. Dan jujur, pada awalnya saya pun ngerasa nggak penting banget ngangkat isu ini. Tapi ternyata hal-hal semacam ini bisa bahaya juga. Dan, setelah baca novel ini (yang pengarangnya pun kebetulan cowok), saya jadi ngerti deh sedikit-sedikit tentang persepsi laki-laki. Termasuk ketakutan-ketakutan mereka.

Kasus-kasus macam ini yang saya dengar, sering banget menimpa cewek, entah kenapa ya. Mungkin karena cewek banyak yang terlalu pake hati kali ya, nggak ngerti deh. Atau mungkin ego laki-laki yang terlalu besar juga, nggak tau juga deh. Tapi bukannya cowok nggak bisa kena juga. Dan di sini saya nggak bermaksud nge-judge orang-orang yang setipe di atas jelek semua, mungkin ada yang bener-bener beneran, mungkin ada juga yang sejelek-jeleknya seperti kasus di atas. Wallahu'alam.

Intinya adalah, saya sih berusaha naif aja. Yang pertama, nggak bermaksud membatasi pergaulan sih, tapi ketika saya berpikir saya menghormati pasangan saya, ini adalah salah satu caranya. (Kecuali kalo dia emang bener-bener nggak pandang bulu, itu sih nggak worth it banget.) Yang kedua, saya pikir saya nggak perlu-perlu banget juga sih untuk cerita ke 'Putra-Putra' yang lain ini. Toh teman wanita saya banyak, dan masih ada mama dan papa saya juga yang bahkan jauh lebih berpengalaman. :P

Nggak mesti musuhan juga sih, tapi juga jangan terlalu deket juga. Menjaga silaturahmi aja kan nggak harus intim juga kan? Lagian kalo emang mereka bukan 'Putra-Putra' yang lain, pasti ngerti, maklum, dan berusaha memahami situasinya deh.

Yeaa, I get it now.
You know what, if your guy acts like this, then you should be happy. Sebenarnya dia cuma takut kehilangan kita. :)



P.s: Jujur, pacar saya sih nggak pernah bilang terang-terangan, tapi yaah saya tau diri aja deh. Saya kan juga nggak mau kehilangan dia, apalagi cuma karena hal-hal yang menurut saya 'sepele' kayak gini. :)
Read more »
0 com

Teary

Sahabatku, bukan maksud hati membebani,
Tetapi...

Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk kuakhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji...

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku..."

Wahai tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

Curhat Buat Sahabat - Dewi Lestari

quoted from here.
somehow, this song always makes me teary. :'(

Read more »
2 com

Guy-Next-Door


Gloria: This is crazy...
Melman: It is?
Gloria: It's crazy to think I had to go half way 'round the world to find out that... the perfect guy for me lived right next door.
Melman: (smiles) Then I guess it's you and me, neighbor.

Gloria & Melman, Madagascar 2: Escape to Africa


It reminds me of something and someone, don't you think so? ;)
I love Melman.


Read more »
4 com

Do-Re-Mi

percakapan suatu sore di telfon lintas-provinsi...
N: "Yang kangen nih! Aaaah..." *uring-uringan*
O: "Hmm? Yaa..."
N: "Ah kamu ga kangen ya?" *childish mode: on*
O: "Ya kangen dong, tapi yaudah ga bisa diapa-apain lagi." *mature mode: on*

*krik krik*

percakapan suatu sore di sebuah restoran di PVJ, Bandung...
N: "Ih sebel, masa si pacarku kalo aku bilang kangen jawabannya lempeng bgt. satu nada. heuu padahal akunya udah heboh bgt gitu."
U: "Ahaha sama banget! Cowokku juga gitu! Jawabannya persis lagi! Ck."
N & U: *merenung bersama*

Intinya: Pria-pria itu realistis sekali ya. Apa emang dari sononya cuma punya satu nada? Doooo...



Read more »
0 com

Manusiawi

Manusia rendahan yang tidak ingin direndahkan.


Read more »
3 com

The Bachelor

Oke, saya ini korban televisi, apalagi setelah Star World berubah lambang jadi agak lebih chic, makin nggak pindah-pindah channel deh saya, hahaha.

Anyway, gara-gara semalem insomnia-nya kambuh, alhasil saya nontonin tivi aja kerjaannya, dan kebetulan tontonannya lagi The Bachelor.

When I first saw this reality show, I was like, "Ew, what the hell!"
Secara isinya 1 orang cowok mencari calon istri dari 25 wanita. Apalagi di season yang ini, 'London calling' or something, si cowoknya ini emang ganteng berat, beraksen, mapan, dan wowow lainnya deh. Makin menggila deh cewek-cewek itu.

Sekali lagi. Cewek-ceweknya itu loh. Agresif berat. Sorry, but they kinda humiliated themselves. Saya aja sampe malu sendiri nontonnya.

Tapi, setelah semalam, akhirnya saya bisa melihat sesuatu di balik kedangkalan si cewek-cewek itu. Bahwa, ternyata bener kata bapak saya:

"Pria memang suka dengan 'bad girl' macam itu, tapi tidak untuk 'dibawa pulang'. Dan sebaliknya, wanita pun sama."

Dan benar aja, si pria ini langsung nge-cut si bad girls ini.


Ah, cewek-cewek ini mungkin harus berguru dulu sama bapak saya.



P.s: Sometimes I wonder, terkadang kita punya idealisme tertentu kalo menyangkut pasangan hidup. Me too, and it's really fine. But then again I asked myself whether I deserve 'him' or not. Sudahkah aku 'sebaik' dia? Sudahkah aku 'selembut' dia? 'Se-penyayang' dia? And I believe, whoever Allah had chosen to us before we born, is the best that we could deserve.
Read more »
0 com

Kid Inside

Ankara, 2009.

We move on, we move out, we move away from our families and form our own. But the basic insecurities, the basic fears and all those old wounds just grow up with us. We get bigger, we get taller, we get older. But, for the most part, we're still a bunch of kids, running around the playground, trying desperately to fit in.
-Meredith Grey-

Read more »
8 com

Insecure

Seorang teman baik pernah berkata, "Emang sih, rasa insecure itu nggak pandang bulu soal milih korbannya, nggak peduli orang itu udah se-perfect apapun juga. Tapi, yaaah... anggap aja itu anti self-respect, kalo lo aja nggak menghargai diri lo sendiri, siapa lagi?"

Yeah, I've been there too. Who hasn't anyway?

Dan itu ngeganggu banget. Ada-ada aja deh kasusnya, mulai dari diomongin orang, sampe diomongin diri sendiri. :D Dan yang lebih nyebelin lagi, kebetulan banget orang-orang ini bukan orang-orang yang kenal sama kita. Hemmm...

Seorang teman bahkan pernah bilang aku itu cewek yang "open-book" banget (kayak ujian aja!), nggak ada misterius-misteriusnya, bikin cowok-cowok jadi males ngedeketin. Dan yang ngomong gitu cowok. Bayangin aja, hahahaha. As he said, "kebaca banget deh. Apalagi dari blog, twitter, plurk, dan semua account jejaring sosial lo yang lain deh."

SIALAN. STALKER!

Waktu itu jelas aku down banget, sampe akhirnya salah satu teman baikku (cewek) bilang, "duh apaan sih tuh cowok. Emang semua cowok kayak dia? Nggak usahlah didengerin. If they don't like you the way you are, it's their lost. Dan menurut gue, lo nggak se-open-book itu kok, buktinya gue masih suka terkaget-kaget kadang lo bisa sangat-sangat dewasa, sedetik kemudian kayak anak kecil, di detik kemudian balik dewasa lagi."

:')

Dan gara-gara kata-kata itu (plus aku disuruh nonton He's Just Not That Into You), it felt waaaaayy better! :D

So, instead of 'open-book' person, I chose 'honest' to replace it.

Kesimpulan: Resep anti-insecure adalah sebagai berikut...
  • paling sedikit 1 buah persahabatan (pastikan isi kemasan belum expired, dan lebih banyak lebih baik), dan
  • 129 menit waktu untuk menonton film He's Just Not That Into You.

A wise person once told me that if a guy wants to be with a girl, he will make it happen, no matter what.
-Gigi, He's Just Not That Into You-


But, beware of those 'insecure-girls-hunters' out there. So that if you really like someone, make sure you really care about that person, not because that person fills your emptyness (so lame!), but completes you. :D


Read more »
0 com

Unfinished Business

I am really unsure about writing this post, but I keep thinking about something. Something that I have tried not to think about, something that I think I am too scared even just thinking about.

So I help myself with the thought that I was a mean person. That is it. But it is not enough. It is never enough. And I feel haunted and guilty even more when someone else told about this person. And I never, ever, in my any cells of my body, have a thought to hurt this person.

I know I was wrong. I never had a clear statement to this person, so I hope this person read my post, because you know, I'm suck on talking. Really suck. And I never have any guts to tell the truth, because I don't want to hurt this person, not anymore.

Okay, I'm stuck here.
I'll put some lines from one of my favourite movies that describe my feelings the most

Summer: I woke up one morning and I just knew.
Tom: Knew what?
Summer: What I was never sure of with you.

Summer: Well, you know, I guess it's 'cause I was sitting in a deli and reading Dorian Gray and a guy comes up to me and asks me about it and... now he's my husband.
Tom: Yeah. And... so?
Summer: So, what if I'd gone to the movies? What if I had gone somewhere else for lunch? What if I'd gotten there 10 minutes later? It was - it was meant to be. And... I just kept thinking... Tom was right. [about true love that they talked about before]
Tom: No.
Summer: Yeah, I did.
Summer: I did. It just wasn't me that you were right about.

It just wasn't me that you were right about.


So, listen here, I always believe that you have a huge heart, and you are a great person. And I believe that someday, if you always think you are a great person, you will be a great one. And trust me, I know that somewhere, somehow, you will meet the one. We will never know what Allah had planned to all of us. You always told me that. I am so sorry.

Everything happened for a reason.

Cheers,


Ney.
Read more »
0 com

Come Back Soon


Spongebob: What do you usually do when I'm gone?
Patrick: Wait for you to come back.


me.miss.ya,spongebob.
wait, so that means i'm Patrick. errr.. #nggaklucu

Ney
Read more »
0 com

Love Letter

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….


BJ.HABIBIE



P.s: Lupa banget sumbernya dari mana! Maaaafff....
Read more »
0 com

Horror Scene


Park Gae In: I wanted to scare him just a lil bit, but he's really scared.


LOL! This is one of my favorite scenes.
For the Personal Taste lovers, wait for the other scenes. :D


Ney.
Read more »
0 com

(Another) Love Quote


April: "What is love? How do you know if you're really in love?"
Jessica: "I think it's when you find that someone you can be yourself with, tell them anything you know."
April: "You mean like best friends?"
Jessica: "Yea! Love is like when you can't imagine your life without that special person, and words don't come close to how it really feels..."
April: "And even though it doesn't make sense to other people you know you're suppose to be with them?"
Jessica: "Yea!"
April: "And you spend all night thinking about them and when you wake up you have never felt so rested..."
Jessica: "And you feel like you have to hold onto something because your whole body might just float away..."



-Jessica & April, The Hot Chick-

Ney
Read more »
0 com

Ah, Cengeng.

Tenggorokanku selalu sakit kalo nonton film ini.


Landon: "Do you love me?"
Jamie: (nods)
Landon: "Will you do something for me, then?"
Jamie: "Anything."
Landon: "Will you marry me?"
Me: :')
-Landon & Jamie (and me), A Walk to Remember-

Ney.
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...