Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts
2 com

Miracles Do Happen Everyday

Ucapan Terima Kasih

Kepada Allah SWT, atas semua hal yang telah Engkau hadiahkan untukku: jalan terbaik, orang-orang terbaik, dan segala kemudahan. Terima kasih Engkau masih berkenan mendengarkan doa hamba. I couldn't ask for more.

Untuk kedua orang tua, (nama orang tua), atas semua support-nya, mulai dari finansial, moril, spiritual, bahkan 'kartu pers'-nya. Terima kasih juga atas pertanyaan-pertanyaannya yang akhirnya membuat saya 'gerah' juga. I may not the best kid in the world for you, guys, but you're absolutely the greatest parents ever.

Untuk (nama pembimbing), pembimbing terbaik yang bisa didapat seorang mahasiswa. Terima kasih.

Dan yang terakhir, untuk Olan Maulana, Yes you, my not-so-stranger lover. Thank you for the critiques, loves, and beliefs. Even when I don't believe in myself. Thank you for existing.


Tadi nggak sengaja ketemu skripsi sendiri, dan ngebaca (lagi) ucapan terima kasihnya. Haa, telat banget ya baru posting ini sekarang.

Jadi inget waktu bikin ucapan terima kasih ini bener-bener dadakan banget, karena udah terlanjur ke tempat fotokopi, dan tentu saja mepet dengan deadline (yea right, I'm Ms. Deadliner), dan nggak sempet untuk bolak-balik lagi cuma buat mikirin ucapan terima kasih. Untungnya saya bawa laptop. Alhasil bikin langsung jadi aja deh. :D

Haa, teringat pula masa-masa bikin skripsi. Yang. Benar. Benar. Nggak. Mudah.

Mulai dari gonta-ganti judul -- nggak cuma 1, atau 2, tapi 3 kali -- gara-gara narasumbernya kejauhan kek, nggak mau diwawancara kek, sampe ada yang NGGAK PUNYA DATA. Oh Indonesiaku tercinta.

That was the lowest point of my life.
Dan yang pasti sih melawan diri sendiri itu yang susah, apalagi setelah ganti judul. Kok yaa down-nya susah ilangnya. Bayangkan aja, selama 3 kali ganti judul, berapa bulan down-nya kalau ditotal.

Kalau ditanya gimana akhirnya kok bisa bangkit lagi, sebenarnya prosesnya agak aneh. Saya itu memang tipe orang yang senang 'menyiksa' diri sendiri. Dikala orang-orang harus disemangati supaya bisa bangkit, saya butuh dimaki-maki. And thanks God, my boyfriend did that.

Nggak maki-maki juga sih sebenarnya, tapi lumayan pedas juga. Dan komentar itu selalu datang di saat-saat tak terduga, misal:

"Duh, capek nih yang,"
"Kamu kan nggak ngapa-ngapain, kok bisa capek? Kerjain sana skripsinya!"
"......"

Atau

"Kamu udah ngerjain skripsi belum?"
"Belum. Abis aku nggak ngerti."
"Gimana mau ngerti, orang nggak pernah dikerjain."
"....."

Kejam memang. Tapi benar. I hate that, especially when he's right. X(


Tapi komentar-komentar itu yang bikin aku merasa tercambuk, selain fakta bahwa orang tua yang akan pensiun, dan yang lainnya juga. Belum lagi si pembimbing yang nggak membantu banget karena doyan banget ngejatuhin mental orang. Plus, tidak banyak menolong di saat sidang. Contoh:

"Tuh Ney, kayak si A dong. Udah beres, tinggal revisi kecil-kecilan" Padahal si A ada di sebelah saya. Dan tebak aja, mukanya udah sombong berat, cyiin...
"Ah, kamu ke mana aja? Giliran mepet-mepet baru muncul."
"Let's see. Nggak janji ya bisa lulus Februari."
"Mending kamu bayar buat semester depan, udah nggak mungkin ini mah."

Atau pas sidang waktu dibantai dosen lain,
"Bukannya bagian ini udah kita bahas ya? Kok nggak diganti?" Padahal demi Allah, dia nggak bilang apa-apa waku bimbingan. Malah dia bilang bagus.

Atau pas saya nge-joke biar nggak nervous saat sebelum mulai sidang, tiba-tiba dia bilang, "Kayaknya nggak lucu ya, kita mulai aja." Padahal dosen-dosen lain senyum-senyum.

Kalau sekarang dipikir-pikir, kok bisa ya saya nggak emosi? Kok bisa betah ya? Padahal saya itu emosiaaaaaann banget orangnya.

Tapi, saya juga nggak lupa juga waktu dia bilang gini saat bimbingan terakhir,
"Wah padahal saya pikir kamu nggak akan selesai, ternyata selesai juga."

Atau di depan orang lain, saya dijadikan contoh karena skripsi saya bisa beres dalam waktu 6 minggu. Six hell weeks, hell yeah.

Atau pada saat tanda tangan terakhir, saya sempat bertanya pada dia, dimana si A. Mengapa saya tidak melihatnya pada saat sidang. Dan dia menjawab,
"Oh si A nggak bisa sidang, karena nilai TOEFL-nya nggak memenuhi."

See? Miracles happen every single day. All you have to do is work your ass off and just believe. Anjingnya banyak banget soalnya. Nggak usah didengerin. Dan itulah mengapa di salah satu poin terima kasih saya ada beliau.

My favourite quote:
Don't say "God, I have a big problem", but "Problem, I have a bigger God" instead.


Read more »
0 com

Harimau itu...

Alkisah seorang anak manusia, yang selalu menceritakan kesulitan hidupnya, kekurangan orang lain, mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. Hidupnya selalu diceritakan dari sisi negatif (tentu saja penyebabnya adalah orang lain), hidup orang lain pun selalu dilihatnya dengan sinis, seakan-akan dirinya lah yang sempurna, dirinya lah yang tanpa cela. Tatapan, dan nada bicara yang merendahkanlah yang ku dengar tiap hari yang keluar dari celah bibirnya.

Awal pertama mendengar ceritanya, simpatik yang aku rasakan. Mungkin memang berat hidupnya. Mungkin memang aku tak pernah merasakan hal yang sama dengan yang dia rasakan. Aku bersimpati dengannya.

Kedua, ketiga kalinya, aku masih ingin mendengar ceritanya yang sudah lewat itu, walaupun terkadang mulai berpikir, apa salahnya dengan masa lalu? Siapa yang tidak pernah salah dengan masa lalu? Aku yakin aku, bahkan dia yang merasa sempurna pun, pernah melakukan kesalahan. Toh itu sudah berlalu. Dan mengeluh tak akan pernah menyelesaikan masalah.

Berikutnya, dia bercerita. Mengenai keluhan yang sama dan keluhan yang baru. Aku pun jadi tak bisa membedakan mana yang benar-benar ia rasakan berat, dan mana yang hanya menjadi obyek drama queennya. Toh ia baik-baik saja hingga saat ini. Mulutnya mulai ber-harimau. Aku tak lagi menanggapinya.

Sampai puncaknya adalah bercandanya yang kelewatan.
And this person was joking on me.

Biasanya, aku tak pernah mengambil hati jika orang-orang membuatku menjadi bahan tertawaan, actually i made my self funny and silly to laugh at sometimes just for the ice-break moment. Tapi bukan untuk direndahkan. Dan dia merendahkanku. Aku bisa merasakannya lewat tatapan dan nada tertawanya. Merendahkan.

Aku sempat sangat marah. Dan untuk ukuran sanguinis, marah karena sebuah joke, berarti kau telah melampaui batas. Tapi aku sadar, jelek atau buruk (sama aja) nya seseorang, orang ini juga mitraku (i don't wanna call this person as a friend or what, just professional matter). I have to act like a pro, and i am. Aku nggak mau hari itu jadi awkward cuma gara-gara tingkah beliau ini, dan aku yang tidak bisa memaafkan.

Oke. Maafkan sajalah. Even, this person NEVER to appologize. EVER. Aku pun tau dia merasa bersalah, tapi mungkin dia terlalu sempurna untuk mengakui kesalahannya.

See! Everyone's NOT perfect. Including you, miss Drama.
(Soon, you'll be queen of this i guess)

Aku tak pernah (dan tak ingin) tau cerita-cerita berikutnya yang mengeluhkan tentang orang lain itu benar atau tidak. Aku ikut sedih kalau itu benar-benar terjadi, but sorry, i don't have any symphatic kinds of feelings for you anymore. You've hurt everybody, don't you know that? Because of your slicky little tongue.

Dan ketika serigalanya benar-benar datang, tak ada yang percaya bahwa serigala itu benar-benar ada. Tak ada yang menolongnya, hingga serigala tersebut menerjang dan mengoyaknya hingga habis tak berbentuk.


Watch your mouth, young lady.


Ney.

p.s: Aku juga mengeluh, i'm just another human being anyway. Lalu, aku berkaca dan bertanya. Apa aku juga menyebalkan seperti itu di mata orang lain? Wuuf i have to change my old habbit then.
Read more »
0 com

MengGila

duh..
PLNRI (Politik Luar Negeri Republik Indonesia).. bikin stres aja

GusDur perasaan cuma menjabat sebentar
terus apa dong politik luar negerinya dia??
Duh have no idea nih.

Kamu:
Kamu marah ya? Smsku nggak dibales..
Mungkin kamu emang lagi sibuk seperti biasanya

Tapi kalo emang beneran marah, aku nggak ngerti..
Apa aku salah kalo emang kuliah ku lagi padat banget?
Salah kalo aku lagi super suntuk, ditambah PMS lagi, jadi aku mencari kesenanganku sendiri?
Aku nggak mau bikin kamu susah dengan malah nambahin masalahku
*Huffh*

Udah ah. Capek.
Kembali ke GusDur.
Read more »
1 com

PMKT 2009

Is your heart filled with pain?
Shall I come back again?

Tell me dear, are you lonesome tonight?

(Elvis Presley-Are You Lonesome Tonight?)



Hoaahmm.. Semalem abis dateng ke PMKT (Pasar Malam Kampus Tiga) 2009. Acara tahunan yang diadain fakultasku (FISIP), dan sekarang panitianya angkatan 2007. Acaranya banyak. Ada band (of course!) dan tahun ini ada Sore dan Sketsa, ada stand ramal juga, ada fun games juga, dan tentu saja makanan bertaburan di mana-mana.

Anyway, tahun ini keren banget loh. Dekornya top abis! Pintu masuknya bener-bener kayak 'masuk ke dunia lain'. Waktu masuk kampus pertama kali, hal yang terpikir pertama kali tu justru "yaah kok sepi yaa?", tapi pas masuk pintu masuknya, "woow.. apanya yang sepi?!" Oia, anaknya ibu kos juga dateng juga ternyata, hihi.

Dan tahun ini kita khusus ngantri the one and only "Rumah Hantu". Dan tentu saja, sebelumnya aku udah mengumpulkan orang-orang biar aku nggak masuk sendiri (haha, biar yang takut bukan aku sendiri). Dan akhirnya setelah berdesak-desakan-dan-terdesak-kayak-perkedel-ga-bisa-nafas, akhirnya kita ber-6 (aku, Retha, Valen, Ihsan, Kaleb, Aman -- setelah Lea dan Cindy gugur alias menyerah nggak tahan ngantri lebih lama lagi) akhirnya bisa juga masuk ke dalam. Fiuhh. Dan akhirnya, aku masuk ber-2 dengan Valen (atau Valentin kalo Kaleb bilang, hihi). Ada untungnya juga masuk sama dia, jadi berasa lucu hantunya (yaiya lah dia komentar mulu, masa ada yang di 'hai'-in) aku sih ngeri aja dia lagi becandain hantunya, terus mendadak ngeliat kakinya nggak nyentuh tanah. Haha.

Retha pun menyusul di belakang (dan curangnya mereka boleh ber-4) ah tau gitu ku tungguin aja. Dasar. Tapi tetep loh, mba Retha sempet teriak "ANJRIT" gede banget pas hantu yang terakhir. Ahahaha! Lucu.. Lucu..

SERU! And this is our last year (tentu saja aku masih bisa menyaksikan yang tahun berikutnya, tapi Valen, Retha kan nggak bisa. Mereka aja udah seminar semester ini). Jadi, walaupun stand ramalnya udah tutup, tapi nggak apa-apa. We had fun!

Kabarnya dia
Nggak tau kenapa, aku bersyukur ada dia sekarang. Walaupun dia physically nggak ada di sebelahku, tapi percaya atau nggak, aku nurutin semua kata-kata dia. Kayak nggak makan indomie lagi, nggak ujan-ujanan, dan dalam hal ini, nggak pulang malem. Padahal biasanya kalo PMKT begini, tahun-tahun yang lalu aku ngikutin sampe abis, dan itu bisa sampe jam 1 pagi. Tapi, aku seneng kok, sekarang ada remnya. Waktu PMKT kemaren, aku inget banget kata-katanya dia kalo bisa usahain jangan pulang lebih dari jam 12 malem. Dan aku tau dia pasti bakal sedih kalo aku pulang malem. Jadiii... Here i came back before midnight.

I really care and very affected by his word. And i want make he sad no more.
Wish he knows it...

Kesian, sekarang dia lagi banyak tugas. Aku temenin dia (walaupun akhirnya aku ketiduran). Smsku sih belum dibales, tapi aku harap tugasnya udah selesai. Huhu, maafin sapi...

Nggak tau kenapa, makin ke sini, aku makin s*yang dia. Huff.

*****

Udah ah, takut makin nggak jelas. I'd better packaging my stuffs. Soalnya aku pulang ke Ciledug hari ini. Yay! Sebelum UAS menyerang, mari kita F5 pikiran kita dulu. SEMANGAT!


Ney.
Read more »
0 com

H E C T I C !

Gila... gila... gilaaa...

Pikiranku mo meledak! Banyak banget yang dipikirin. Emang siaul banget nih UNPAR kalo udah menjelang UAS. Gimana mau ngobatin insomnia kalo begini caranya. Yang ada malah makinan nggak bisa tidur. Tidur dikit, tugas anu belom! Heuuu..

Belom mikirin bisnis. Belom pesanannya mba Retha (huwee.. maaf ya Retha, ketunda-tunda terus..). Sekarang semuanya yang tersisa tinggal tugas-tugas kelompok yang super ribet itu. Setuju nggak sih kalo tugas kelompok itu ribet? Heuu..
  1. Diplomasi
  2. Ekonomi Politik Internasional
  3. Hukum Ekonomi Internasional
  4. Kajian Strategis
Semuanya tugas kelompok, tinggal bentar lagi dan i have no idea about that. Pasrah sajalah. Yang penting nggak lupa koordinasi sama anak-anak. Ayo Ney! Bentar lagi! Jiayou!! Kan abis itu langsung "Istanbul, i'm coming", hihih. Nggak sabaaaarrr.. Tapi takut juga.. Huhu..

Eia, tadi waktu lagi drive thru mc donalds, aku, wulan, dan Renata ngeliat 'penampakan' yang menurut kita 'luar biasa'. Bukan outstanding, tapi lebih ke arah weird. Huhu. Jadi kita ngeliat 3 pasangan aneh (6 orang) yang terdiri dari 2 cewek tomboy, 2 cewek berambut panjang, 1 cowok, 1 waria. Pasangan 'A' terdiri dari 1 cewek tomboy dan 1 cewek berambut panjang, pasangan 'B' terdiri dari 1 cewek tomboy lainnya dan 1 cewek berambut panjang lainnya, dan pasangan 'C' udah ketebak dong.. cowok dan waria itu. Hummphh.. No comment deh.

Dia. I mean him, who else could it be?! Nggak tau kenapa, aku masih sayang dia, tapi ngerasa hubungan-jarak-jauh gini bikin tersiksa. Sebenernya nggak bakal se-tersiksa sekarang kalo kita udah commit ( maksudku bukan status, tapi lebih ke arah yang lebih jelas), dan nggak sama-sama sibuk kayak sekarang. Waktunya bener-bener nggak ada. Dan kita sama-sama nggak bisa saling menuntut waktu, karena kayak sekarang aja, pagi-pagi subuh gini aku belom bisa tidur, dia sudah pasti sedang terlelap di sana. Sedangkan kalo siang, susah nyari waktunya. Kalo nggak dia yang super-sibuk, ya aku yang lagi ngerjain tugas. Terus sekarang pertanyaannya adalah:

"Kapan ya aku tidur?"

Argh insomnia tingkat tinggi. Kemaren udah sempet kumat maagnya gara-gara terlalu memforsir tenaga. Tapi gimana lagi, niat itu jarang-jarang datengnya. Siapa yang bisa nebak kalo aku baru 'on' pas pagi-pagi buta kayak gini (jam 1 atau 2 pagi misalnya). Yaa tapi aku tau itu nggak bener. Makanya aku mau merubah kebiasaanku, which means i have to go to SLEEP!

Selamat tidur!
Ney.


p.s: i still care about you. how about you?
Read more »
0 com

Sampai Kapan

Akhirnya setelah browsing segala macam blog skin, sekaligus dibuat tolol pusing sama bahasa-bahasa web itu, akhirnya ketemu juga deh blog layout yang simple, rapih, dan bahasa html-nya aku ngerti (jadi bisa diedit-edit .red). Tapi belom bisa munculin kolom komen nih.. Bagi yang ngerti, kasih tau aku dong.. Lewat email boleh, lewat ym pingbox (yang ada di sebelah kiri itu loh .red) juga boleh, atau langsung contact aku lewat account facebook-ku juga bisa.

Udah lama juga nggak nulis, udah seminggu ajaa..

Hari ini keluargaku balik ke Ciledug, setelah kemarin datang. Daan, seperti biasa, ribet banget tuh kan ada mereka. Yang satu berantem sama yang lain, yang lainnya lagi cepet ngambek kayak anak kecil, satunya lagi (aku .red) masa-bodo-amat sama yang lainnya. Bukannya apa, tapi kalo lagi ribet kayak gitu mending diemin aja deh, daripada ikut emosi (walaupun kepala udah mo meledak rasanya, heuu). Tapi tetep kok aku seneng banget dikunjungi. At least, jadi nggak autis ya kan? Hihi..

Bandung masih aja tetep dingin. Ujan masih dimana-mana (walopun sekarang aku udah nggak bisa 'menikmati' hujan lagi, karena penyebab satu dan lain hal), untung aja nggak belum banjir. Tapi, walaupun udara dinginnya minta ampun kayak gini, kayaknya di kamar sebelah ada yang nggak kedinginan, yaah siapa lagi kalo bukan si wanita berinisial MW (the girl-next-door .red) dan pacarnya, yang dateng jauh-jauh dari luar kota Bandung, berinisial GP.

About him, belom ada peningkatan yang signifikan *hihi..*, tapi alhamdulillah semua berjalan baik-baik saja sampe sekarang.

Next!
Huah, mulai bosan dengan rutinitas perkuliahan. Bertemu dengan gedung yang sama, dosen yang itu-itu aja, muka-muka yang masih itu-itu juga. Pada ganti muka kek biar nggak bosen liatnya, huehehe. Mana materi kuliahnya makin nggak jelas apa maksudnya, untung ada Estetika sebagai pelipur lara. Duuh, mendadak mulai memikirkan hal-hal apa yang ku impikan or things I desire the most (nggak tau kapan terwujudnya, tapi boleh kan kalo mimpi? haha!), beberapa di antaranya:
  1. Travelling around Europe (and see Eiffel, of course!)
  2. Bisa main music-instrument fluently. Nggak setengah-setengah kayak sekarang.
  3. Have a fabulous holiday in Bali/Lombok (pokoknya pantai yang eksotis) bareng sama sahabat-sahabatku, ngeliat sunset bareng, and stuffs like that lah..
  4. Beli sepatu Converse yang-mirip-sepatu-bowling-itu pake duitku sendiri tentunya.. *sebenernya udah ada nih duitnya, tapi kok malah sayang ya mo dibeliin.. huhu.. mesti ngirit demi Turki nih.. SEMANGAT!
  5. Places I Want to Visit (reachable): Kawah Putih, Boscha, Green Canyon, Citarik -arung jeram-, Pantai Pangandaran
  6. Places I Want to Visit (un-reachable, ato paling nggak dalam waktu dekat): Lombok (pantai), Bunaken (pantai), Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Irian Jaya, dan pulau-pulau kecil lainnya di Indonesia (masa seumur hidupku dihabiskan di pulau Jawa melulu, kecuali ke Bali waktu itu).
  7. Have a great GPA is a must!
  8. Be the next Lisa Ling! *huweee, mimpi banget nih, tapi beneran aku pengen banget kayak dia..
  9. Bisa 'ngomong' selancar 'nulis', apalagi dalam dua kondisi: in English, and Publicly
  10. Bisa ngelanjutin studiku di luar. Tapi sebenernya males juga sih ngelanjutin.. Jadi kalo ada biaya yaa kenapa tidak, tapi kalo nggak ada, let's make some money! haha!
Sebenernya masih banyak lagi, tapi belom kepikiran lagi. Ntar deh, siapa tau ada episode 2-nya.

Huah, lupa.
Besok udah hari senin lagi (gila hari-hari berlalu dengan cepat, ngerasa nggak sih?), dan itu tandanya ketemu Ekopolin (baca: Ekonomi Politik Internasional .red) lagi. I'd better be study kalo besok nggak mau dikeluarin sama si dosen. Walaupun sebenernya nggak ngerti banget. But hey, I promise my self to study hard this semester. Fighting!

Today's sound track: Maliq & D'Essentials - Sampai Kapan
Favourite Part:
menantikanmu dalam jiwaku
sabarku menunggu
berharap sendiri
aku mencoba
merindukan bayanganmu
karena hanyalah bayanganmu yang ada
***
pantaskah diriku ingin mengharapkan
suatu yang lebih dari hanya sekedar perhatian
dari dirimu yang kau anggap biasa saja
***
atau mestikah ku simpan dalam diri
lalu kuendapkan rasa ini terus selama-lamanya
***
oh sayang
dapatkah aku memanggilmu sayang
***
dengarlah jeritan hatiku untukmu oh
dan aku ingin engkau mengerti apa yang dihatiku
sanubariku kita kan berdua selamanya
The Boldest Part:
kuingin engkau mengerti
mungkinkah engkau sadari
cinta yang ada di hatiku
tanpa sepatah katapun ku ucapkan padamu
Huehehe.. Yang ngerasa, rasakanlah bagus deh.. *hihi
Udah ah, makin ngaco inih. See ya!

Ney.

Read more »
2 com

I Hate To Say Goodbye

Haii..
Jadi rajin gini nulis blog. Abis belom ada kerjaan yang berarti sih,huhuh..

Jadi tadi aku kuliah Estetika. Kenapa mahasiswa HI dikasih mata kuliah ini, dan bukan anak arsitek doang? Supaya mahasiswanya nggak jadi robot-robot science tapi juga punya 'hati'.

Ternyata asik juga kuliahnya. Sebelum masuk kelas (which is aku terlambat dan akhirnya jalan cepat di depan PKH -- Pusat Kajian Humaniora .red), aku ketemu sama Olive (pemimpin redaksiku di Warta Himahi, buletin kampus .red) yang lagi duduk-duduk aja di taman PKH. Dia manggil aku..
Olive (O): Ney..
Ney (N): Eh Olive, lagi apa?
O: Lagi ini nih, bikin puisi.. Estetika..
N: -Wah enak nih disuruh bikin puisi..- OIA? -semangat-
O: -dengan tampang lesu- iyaa.. Estetika juga Ney?
N: Iya.. sama Tri Rahayu..
O: Wah pindah aja Ney, lo pasti nanti disuruh nge-desaign produk
N: -speechless- ...
And here I am, terjebak dalam desaign-men-desaign.. God, kenapa aku nggak sama dosennya Olive aja sih? I love writing very very much!! Please give me chance to prove it to myself. Huhu..

Tapi pas aku masuk. Wow! Aku suka dosennya.
Nggak tau sih nanti-nantinya, tapi pengantar dari dia bener-bener menarik. Ada satu pernyataan dari dia yang bilang, seorang Atheis bisa saja lebih religius daripada orang-orang beragama. Kenapa? Karena di satu sisi, seorang Atheis menolong orang lain sepenuh hati, pure humanity, tanpa mengharapkan apapun, sedangkan di sisi lain, seorang yang beragama menolong orang lain dengan berharap 'akan-masuk-surga', sangat pamrih dan menunjukkan ketidak-ikhlasannya, menurut dia. FYI, she's not Atheist, she's muslim dan memakai jilbab panjang. Hhmmm..

Dia juga setuju sama pendapat bahwa, 'tidak ada yang namanya batas. Batas atau limitation sebenarnya kita sendirilah yang membuat.' Sama kayak aku. Cool or what? Haha. Belom apa-apa kita sudah menemukan banyak kesamaan.

Can't wait to present in her next lecture next week. Hhmmm..

Now about my personal life.
I used to hate to say good bye, and now I become so much more hate to say goodbye than ever before. You know why. Aku paling benci kata-kata perpisahan. Kenapa sih kita harus terpisah? Hhmmphh..

Tapi sebenernya ada hikmahnya juga sih. Aku jadi bisa berpikir secara jernih tentang ini dan itu. Huah laper! Ngomongin beginian selalu bikin aku depressed. I'm starving like a dog. Huah! Makaaann..

Oia,kayaknya aku nggak bisa ikutan reuni SD. Banyak hal yang kupikirkan dari sekedar ketemu teman lama, walaupun aku pengen banget ketemu mereka. Huhu, really miss 'em so much. Tapi apa daya. Mungkin lain kali.


Today's soundtrack: Pasto - Aku Pasti Kembali

Chao,

Neysa R
Read more »
0 com

First Day in 6th Semester

Hari ini hari pertama masuk kuliah semester 6. Feeling like crazy. Tapi aku seneng karena semester ini nggak ada kuliah pagi jam 7. Hiphip Hooraayy! Jadi nggak ada lagi alasanku untuk malas kuliah semester ini. Beberapa faktor udah terpenuhi, kayak:
  • Semangat dan Motivasi Baru? --Checked..
  • Jadwal Kuliah nggak padet? --Checked..
  • Nggak ada kuliah pagi jam 7 (Jadi nggak ada alesan males bangun..)? --Checked..
  • Semua kelas pasti ada anak-anak yang asik? --Checked..
  • Revenge Spirit for dua 'D' yang tersemat di semester lalu? --Absolutely Checked..
Jadi, I'd better be MORE FIGHTING this semester. Wish me luck!

Aku benci banget kalo lagi PMS (baca: Pra-Menstruation Syndrome). Prasaan itu selalu muncul. Sedih dan marah sama diri sendiri. Pasti menyebalkan bagi banyak orang ngeliat perubahan sikapku yang jadi labil gara-gara hormon. Dan aku pun tersiksa! Karena aku jadi nggak bisa berpikir jernih. Termasuk untuk urusan yang satu itu, heuu..

Yaah, tapi balik lagi ke post sebelumnya. I'm a girl-who-cant-talk-love-at-all type. Yaah semoga aja tanpa ucapan, oknum yang bersangkutan dapat mengerti what my-solar-plexus wants to say. God! I really hate this situation..

Aku tau, bukan aku aja yang harus dimengerti. Orang lain lebih penting untuk ku mengerti. Justru itu aku belajar. I always learn how to pleased everyone, I'm sorry if I can't made it until now. I'm just human being. Wish you could understand..

Arghhh I really hate my self.. I've already hurt myself..

Hurt - Christina Aguilera
I'm sorry for blaming you
For everything I just couldn't do
And I've hurt myself
By hurting you


Best Regards,
Neysa R

P.s: I love writing so much. Sebelum-sebelum ini, aku punya blog di Friendster dan beberapa note di Facebook. Tapi, blog Friendsterku lebih lengkap, karena ada tulisan-tulisanku sejak SMA di situ. Happy reading.
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...