Showing posts with label holiday. Show all posts
Showing posts with label holiday. Show all posts
0 com

Lebaran Hari Ke-5


Lapor,

Lebaran hari ke-5, masih nggak ada kerjaan. Secara masih banyak yang belum masuk. Tapi lumayan laah, manager, dan beberapa kucing besar sudah masuk.

Tikus-tikus tidak bisa berpesta lagi, Jenderal.

Anyway, aku udah masuk kantor sejak lebaran hari ke-3. Kebayang nggak sih, lebaran hari ke-3, kantor udah kayak kuburan. Yang masuk nggak nyampe 10 orang. Dan, kemungkinan hingga akhir minggu situasi diperkirakan masih kondusif. Oh iya, bagi yang nggak tau, setiap hari kamis, di kantor emang 'Uniform Day'. Untungnya nggak kayak TV tetangga yang seragam-an tiap hari dan harus pake celana bahan, kita boleh dong pake apa aja, yang penting ada seragamnya. Hari kamis malah jadi semacam 'fashion day'. Ngooook.

Hey-ho, hari ini aku bertemu bapak itu. Baru buka pintu, dia nengok, "Eh, Neysa..." with his cute new hair cut. Emang aslinya udah ganteng bahkan dengan rambut agak panjang, potong rambut pendek jadi makin ganteng. (Oke, repetisi di kata 'ganteng'..) Aku cuma jawab "Eh, mas..." bahkan lupa minal minul saking speechless-nya. Hahaha.

Selingan doang, nggak apa-apa lah ya, biar semangat ngantor. Kalo buat diseriusin mah bahaya yang model gitu.


Sekian. Laporan selesai.


Neysa
Read more »
0 com

Cerita dari Pulau Terpencil

Kalo ada yang baca blogku, di beberapa kesempatan aku ngaku banget jadi orang yang paling penakut. Bahkan untuk ngomong sama mas-mas McD (ataupun semua yang sifatnya pesan-antar) waktu mo mesen delivery via telfon. Takut gelap, takut sendirian, takut di tempat asing, takut macem-macem deh. Tapi beberapa hari yang lalu, i pushed my own limit.

Awalnya karena one of my best friends, Ricco Suhardian, yang emang berjiwa back-packer itu ngajakin back-packing bareng dia dan temen-temennya. Emang sempet sih waktu kemaren-kemaren diajakin juga, tapi nggak pernah sempet-sempet. Kalo nggak karena sibuk kuliah, jauh, nggak ada duit, atau nggak belum berani. Tapi tawaran yang kemarin akhirnya ku iya-in, karena deket, biayanya murah, dan pas lagi libur, dan yang paling penting perginya ke pantai, Karimun Jawa.

Bagi yang nggak tau, Karimun Jawa tuh kayak pulau Seribu, tapi berbatasannya langsung dari Jepara. Lumayan terpencil, kalo naik kapal nestapa ferry itu, butuh 6 jam dari Jepara menuju Karimun Jawa. Hemm, bayangin aja terombang-ambing in the middle of nowhere selama 6 jam. Ngobrol udah, foto-foto udah, berjemur udah, makan udah, tidur udah, main uno udah, gosipin Marshanda udah, gosipin orang-orang terdekat juga udah, trus ngapain lagi ya? Hemmm..

Jujur, this is my first time. Berada di tengah-tengah orang baru, berada di lingkungan yang sama sekali aku nggak tau, hanya dikelilingi fasilitas yang minim (jangan berharap ada AC, jacuzzi, yacht.. We're not koper-ing, anyway).

And i was freaking scared! Bayangin aja, aku dan 3 cewek lainnya (Puti, Iah, Ka Becka) nggak kebagian kamar, alhasil kita harus tidur di ruang TV (sementara cowok2 di ruang tamu, sebelah ruangan). Untung yang bagian ini udah pernah dilakukan waktu Sarasehan dan pelantikan Paskib. Trus kamar mandinya, masya Allah, pernah ada satu waktu, aku, Iah, dan ka Becka numpang mandi di rumah tetangga, karena nggak ada air, dan tebak apa? Tu kamar mandi nggak punya pintu! Tapi keadaan yang mendesak bikin kita sedikit lebih kreatif hahaha. Dan jangan mengharapkan ada ruang ganti, atau sekedar air untuk minum waktu kita menjelajah pulau. Beuh.

But, finally, i pushed my own limit. Aku mandi di kegelapan, aku berada di negeri terpencil, dan harus mengurus diriku sendiri dengan minimnya fasilitas. And thanks God, i made it. orang-orang yang kemaren ikut juga baik-baiiiiikk bangett, nggak ada yang sombong, kekeluargaan banget deh. Padahal range umur kita jauh loh. Heuheu jadi kangen mereka, kangen hiu, kangen kerajaan laut di pulau Cilik, kangen kongkow-kongkow di kantin bu Ester, kangen foto-fotoin orang pake Cancil-nya Iah, kangen PANTAINYA, kangen LUMBA-LUMBA hitam liar yang kita temui waktu perjalanan naik kapal, kangen semuanya!



Me with Cancil-nya Iah
photographed by: Ridwan Doank



Me and my best friend, Ricco
photographed by: Puti Fauzya



Me and Lil' Turtle
photographed by: Banar Yuwandaru



Me and The "Freakin" Gank in Tengah island
photographed by: Ricco Suhardian



Me and The Big Family
photographed by: Azis Abdulah


Makasi ya semuanyaaa..

Ney
Read more »
0 com

Kız Kulesi - Maiden's Tower

Kız Kulesi atau yang biasa di sebut Maiden's Tower atau Menara Wanita. Menara ini kerap kali di simbolkan sebagai perasaan kesepian, cinta dan keterasingan.

Jadi inget pertama kali ngeliat menara ini waktu lagi ikut Bosphorus Cruise. Bosphorus itu nama selat yang menghubungkan antara sebagian kecil Istanbul yang terletak di bagian benua Eropa, dan sebagian besar wilayah Turki lainnya yang termasuk di wilayah benua Asia, dalam bahasa Turki disebutnya
Boğaz Köprüsü. Nah di Boğaz Köprüsü itu ada penyewaan cruise gitu yang bisa mengantar kita keliling-keliling Boğaz Köprüsü.

Kapal yang waktu itu ku naikin terdiri dari dua lantai. Lantai paling atas cuma ada penutup atasnya, tapi samping-sampingnya sama sekali nggak berpenutup, jadi anginnya wuuuzz banget. Sekitar 2 jam perjalanan, sejam pertama ku habiskan di atas, tadinya sih mau di atas terus, tapi berhubung aku gampang masuk angin alhasil aku pindah ke bawah.

Di lantai bawah ternyata lebih asik. Suasananya kayak cafe gitu, ada bar nya juga, dan semua menunya dihargai dengan euro (1 euro itu sekitar 2 lira). Aku duduk bareng bang Mangadar (dosenku), Valen, Recep 'our kick-ass driver' (bacanya Rejep), Siti abla, dan abi-abi lainnya. Berhubung masih agak-agak menggigil kedinginan, akhirnya aku menghampiri bar nya, dan memesan secangkir coklat panas. Beuh banget deh. And then, Siti abla mulai bercerita pada kami tentang Turki, termasuk tentang
Kız Kulesi. Nah waktu menjelaskan tentang Menara Wanita, agaknya dia kurang paham, akhirnya dia menyerahkannya pada Afa abi untuk menceritakannya pada kita. Menurut dia, banyak sekali versi tentang menara ini, tapi yang dia ceritakan pada kita hanya 1 versi saja. Kalo mau tau versi lainnya, klik di sini aja.

Dia pun mulai bercerita. Dulu, waktu Turki masih berbentuk kerajaan, ada seorang Putri yang diramalkan akan meninggal karena digigit ular. Raja yang mendengar ramalan tentang anaknya pun panik, dan kemudian mengungsikan anaknya ini ke Menara Wanita ini biar jauh dari bahaya. Aku lupa bagian tengahnya (ahaha!), akhirnya sih si Putri ini tetap meninggal karena ternyata ada ular yang menyusup ke menara itu, dan kemudian menggigit si Putri. Intinya sih kalo udah ajal, ya mau gimana lagi. Ya nggak?!

Tanpa terasa, udah hampir 2 jam, coklat panasku juga udah abis. Saatnya turun dari kapal.


Thank you for the story that reminds me of you now, Mr. Microphone-genic. ^_^

Ney.
Read more »
0 com

Kapalıçarşı

Aku sering banget ya nyebut Grand Bazaar atau bahasa Turkinya, Kapalıçarşı, yang letaknya di Istanbul, tapi selama ini mungkin susah ngebayanginnya, karena aku nggak pernah ngasih foto. This place is the biggest traditional-covered market i've ever seen. Pasar ini terdiri dari lebih dari 58 jalan, lebih dari 1.200 toko, dan pengunjungnya bisa sampe 250.000 sampai 450.000 orang per hari (kata Wikipedia sih, hehe). Dan jangan bayangkan pasar tradisional Indonesia, pasar di sana terawat banget. Bersih. Nggak bau. Beuh deh pokoknya.

Ini dia beberapa foto Grand Bazaar, Istanbul..






Ney.
Read more »
0 com

Nazar Boncuğu and Turkish Apple Tea

Autis.. Autiss.. Nggak ada kerjaan, baca buku males, nonton tivi bosan, chatting nggak ada yang 'menarik', handphone ku pun hanya terdiam dan membisu. Jadi ku putuskan posting lagi, yay! Makin aktif menulis kalo lagi autis, seneng deh. Autis terus deh kalo gitu, hehehe. Postingan hari ini melanjutkan cerita perjalananku di Turki selama 8 hari.

Jadi begini, di Turki ada istilah Nazar Boncuğu atau Blue Glass Evil Eye Bead Amulet.
Nazar Boncuğu sendiri bentuknya bulat, biasanya warnanya biru dan dipercaya sama orang-orang Turki memberi perlindungan dan keberuntungan bagi pemiliknya. Biasanya 'lucky charm'-nya orang Turki ini di taruh di tempat-tempat strategis, di manapun itu. Mau di restoran, rumah, hotel, bahkan mobil. Di manapun. Ckckck ternyata nggak cuma orang Indonesia aja yang punya jimat, hehehe. Adapun gambarnya adalah seperti ini diaaa...


Waktu ke Grand Bazaar, oleh-oleh khas Turki yang paling common tuh ya apapun yang ada unsur
Nazar Boncuğu-nya, soalnya emang lucky charm yang bentuknya kayak gini emang cuma bisa ditemui di Turki, hehe. Beberapa penjual yang ramah, biasanya juga ngasih gratisan ke pembeli-pembeli spesial mereka dengan aksesoris apapun yang bentuknya Nazar Boncuğu. Nazar Boncuğu sendiri punya arti yang kalo bahasa Turkinya disebut "Mashallah" yang artinya "God has willed it". Tapi katanya, kalo mo manjur, Evil Eye-nya harus biru dan terbuat dari kaca, itu baru asli. Katanyaaa, hehe..

Lanjut.

Tips smart-shopping di Turki yang utama. Jangan malas bangun pagi. Jadilah first customer nya mereka. Karena kita bakal dapet beberapa keuntungan yang nggak akan didapatkan customer-customer berikutnya. Kenapa? Karena konon tradisi di Turki, kalo first customer di hari itu beli banyak, biasanya sih tokonya hari itu bakal untung banyak.

Diskon? Itu udah pasti. Pelayanan yang super baik udah nggak usah diragukan lagi. Dan tau nggak, seumur-umur di Turki (berasa lama banget, padahal cuma 8 hari haha) aku nggak pernah beli Turkish apple tea, tapi aku udah nyobain dua kali. Kok bisa? Yaaa bisa dong. Karena aku pelanggan pertamanya, jadi sampe penjualnya repot-repot nyuguhin apple tea. Wow. Gimana nggak melting coba? Hehe..

Pengalaman pertamaku waktu di Ankara, si bapak-bapak ini kira-kira umurnya 50 tahun. Dia punya toko perhiasan gelang-gelang gitu di belakang hotel kita. Gelangnya lucu-lucu banget! Dan nggak ada di Grand Bazaar (aku jadi nyesel cuma beli dikit. huhu!). Waktu dia nyuguhin tehnya, sempet gelasnya jatuh dan pecah. Dan sebenernya kita jadi nggak enak banget kayak ngerepotin dia, but he said that it's ok, it's his pleasure to service us. Huhu bapakku itu baik banget.. Hehehe..

Pengalaman keduaku waktu di Grand Bazaar, Istanbul. Waktu aku lagi liat-liat karpet. Penjualnya masih muda, umurnya mungkin 30-an, namanya Yusuf. Ganteng loh. Hehehe teteup promosi, haha. And he's so nice to us. Tadinya aku serem, karena aku disuruh masuk ke dalem tokonya sendirian, jadi aku manggil Christy dan Ihsan buat nemenin aku masuk, hehehe. Ternyata pas kita masuk, kita di suruh duduk di tempat duduk yang empuk itu, dia nyalain AC, terus dia ngambilin kita masing-masing 1 cangkir Turkish apple tea. Katanya kita suruh rileks aja sambil dia menawarkan berbagai macam kain penutup mulai dari sarung bantal, sampe bed cover yang super bagus itu (dan tentu aja ku beli, aje gile menggoda banget motifnyaaa.. kyaaa..), dan bener-bener mantap rasanya. Dan dia sangat senang sama orang-orang Indonesia. Dan seenaknya mengubah namaku jadi Nisa, hahaha.. And hey, he gave me bonus that day, 1 buah sarung bantal tambahan, hehe..

Ini ada foto Turkish apple tea-nya. Please, check it out..


Liat deh cangkirnya. Khas Turki banget. Dan saking gemesnya liat cangkirnya, aku sampe beli tea set-nya hahaha. Untung mamaku seneng banget ngeliat aku pulang bawa-bawa tea set sama bed cover (malah katanya bed covernya kurang banyak haha mampus deh cargonya wakakaka).

Seni çok seviyorum, Türkiye.. ( i love you, Turkey)

Ney.
Read more »
0 com

H-3

Sekarang hari sabtu tanggal 23 Mei, yang berarti hari H-3 sebelum keberangkatan. Oh well, i'll go to Turkey on 26th May. And this is my first. Maksudnya, pertama kalinya ke luar negeri dan harus tanpa orangtua alias cuma sama teman-teman kampus (btw, ini termasuk acara kampus gitu deh .red), which is kinda exciting sekaligus frightening. Pasti aku udik banget nanti di sana, hahaha. And actually, aku nggak terlalu suka terbang, apalagi sampe 10 jam. Tapi mungkin SQ bakal mengubah pandanganku.. Amin.

Anyway, aku pulang tanggal 4 kalo nggak salah. Jadi kurang lebih cuma 9-10 hari. Duh perutku mulai mules lagi setiap kali inget itu, hehehe. Jadi, cuma sebentar kok.. Don't miss me, ya.. (Sebenernya nggak apa-apa sih kalo mo kangen, hihiy)

Oiya, mungkin besok-besok selama aku di sana aku nggak bakal sempet n
geblog. Secara ribet kalo bawa-bawa laptop, dan kalo pun bisa dari handphone, masalahnya berhubung providerku adalah provider yang depannya X belakangnya L, jadi aku cuma bisa nerima telfon dan sms-an. Sedangkan kalo sms dari sana, biayanya adalah Rp 4000, sedangkan kalo dari Indonesia ke Turki biayanya hanya Rp 499. Jadi, don't hesitate to text me, tapi kalo nggak dibales jangan marah yaa.. Maklum Rp 4000..

And i'll miss him. Of course i'll miss everybody.. Tapi dia, hmmm.. hehehe.. Mana dia lagi UAS, and i can't 'standing' beside him, to support him. Huffh.. Tapi aku bakal ngasi kabar ke dia begitu aku ada kesempatan, jadi kamu tenang saja.. Hehehe.


Oia, ini beberapa tempat yang bakal ku kunjungi selama di sana..

blue mosque (istanbul)


bosphorus cruise


istanbul university (katanya sih ini universitas pertama alias tertua di dunia)

dan masih banyak lagi, tapi males upload. hahaha. Ntar deh full reportnya yaa.. Setelah aku pulang. See ya guys.

anyway, aku nemu foto-foto perjalanan orang di Turki. Klik aja di sini. Kira-kira hampir mirip destinations-ku.
Read more »
0 com

Suatu Saat di Transjakarta

Sebelumnyaa, sori dori mori postingan yang kemarin bukan part of my long weekend trip, abis excited banget setelah nggak sengaja menemukan trailer itu. Harus di post.. Harus di post.. Hehe..

Suatu hari ketiak ketika aku, temanku, dan my one and only "brader" lagi suntuk di rumah (apalagi waktu itu pas lagi long..long.. weekend), akhirnya kita bertiga memutuskan untuk bertamasya keliling-keliling kota Jakarta (nggak piknik juga sih, dan juga nggak naik delman, haha).

Jadi, di sanalah kami berada. Bis Transjakarta yang penuh-sesak itu. Kadang adem dan bisa duduk dengan tenang, tapi kadang di sisi lain, kita bertiga justru kayak perahu oleng karena nggak bisa nemuin pegangan yang tergantung di atas. Hahaha. But, still fun anyway.

Here are some pics i catch with my "si-merah"..

ini yang namanya Ulan sodara-sodara, pas lagi nunggu bis di halte Transjakarta (lupa daerahnya).
Daripada bete nunggu, lebih baik berfoto-foto terlebih dahulu.




ini aku inget banget. Tempatnya di halte Kota. Antriannya waow. Panasnya juga waow.
Ulan's quote: "Ney, gpp makan di rumah yang banyak, bisa sauna ini.." hahaha!


I just love this angle of pic


Ini ekspresi antara takjub, bosan, dan takut nyasar.. *hihi

And the last pic i give you is..
THIS..

Yaakk, yang lain ngontraaaakkk..
No need further information. Tapi lumayan bikin sirik juga sebenernya.. *haha


Tapi asik loh ternyata naik Transjakarta, cuma bermodalkan Rp 3.500 (asal nggak keluar dari box halte) bisa keliling-keliling Jakarta sampe bego deh ah *hehe*. Tapi sayangnya, aku nggak bisa bikin 'yang-lainnya-ngontrak' kayak si mba cardigan pink, hahaha!

Udah ah! Dilarang mupeng, haha!


That's all folks,
Ney
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...