0 com

Cerita dari Pulau Terpencil

Kalo ada yang baca blogku, di beberapa kesempatan aku ngaku banget jadi orang yang paling penakut. Bahkan untuk ngomong sama mas-mas McD (ataupun semua yang sifatnya pesan-antar) waktu mo mesen delivery via telfon. Takut gelap, takut sendirian, takut di tempat asing, takut macem-macem deh. Tapi beberapa hari yang lalu, i pushed my own limit.

Awalnya karena one of my best friends, Ricco Suhardian, yang emang berjiwa back-packer itu ngajakin back-packing bareng dia dan temen-temennya. Emang sempet sih waktu kemaren-kemaren diajakin juga, tapi nggak pernah sempet-sempet. Kalo nggak karena sibuk kuliah, jauh, nggak ada duit, atau nggak belum berani. Tapi tawaran yang kemarin akhirnya ku iya-in, karena deket, biayanya murah, dan pas lagi libur, dan yang paling penting perginya ke pantai, Karimun Jawa.

Bagi yang nggak tau, Karimun Jawa tuh kayak pulau Seribu, tapi berbatasannya langsung dari Jepara. Lumayan terpencil, kalo naik kapal nestapa ferry itu, butuh 6 jam dari Jepara menuju Karimun Jawa. Hemm, bayangin aja terombang-ambing in the middle of nowhere selama 6 jam. Ngobrol udah, foto-foto udah, berjemur udah, makan udah, tidur udah, main uno udah, gosipin Marshanda udah, gosipin orang-orang terdekat juga udah, trus ngapain lagi ya? Hemmm..

Jujur, this is my first time. Berada di tengah-tengah orang baru, berada di lingkungan yang sama sekali aku nggak tau, hanya dikelilingi fasilitas yang minim (jangan berharap ada AC, jacuzzi, yacht.. We're not koper-ing, anyway).

And i was freaking scared! Bayangin aja, aku dan 3 cewek lainnya (Puti, Iah, Ka Becka) nggak kebagian kamar, alhasil kita harus tidur di ruang TV (sementara cowok2 di ruang tamu, sebelah ruangan). Untung yang bagian ini udah pernah dilakukan waktu Sarasehan dan pelantikan Paskib. Trus kamar mandinya, masya Allah, pernah ada satu waktu, aku, Iah, dan ka Becka numpang mandi di rumah tetangga, karena nggak ada air, dan tebak apa? Tu kamar mandi nggak punya pintu! Tapi keadaan yang mendesak bikin kita sedikit lebih kreatif hahaha. Dan jangan mengharapkan ada ruang ganti, atau sekedar air untuk minum waktu kita menjelajah pulau. Beuh.

But, finally, i pushed my own limit. Aku mandi di kegelapan, aku berada di negeri terpencil, dan harus mengurus diriku sendiri dengan minimnya fasilitas. And thanks God, i made it. orang-orang yang kemaren ikut juga baik-baiiiiikk bangett, nggak ada yang sombong, kekeluargaan banget deh. Padahal range umur kita jauh loh. Heuheu jadi kangen mereka, kangen hiu, kangen kerajaan laut di pulau Cilik, kangen kongkow-kongkow di kantin bu Ester, kangen foto-fotoin orang pake Cancil-nya Iah, kangen PANTAINYA, kangen LUMBA-LUMBA hitam liar yang kita temui waktu perjalanan naik kapal, kangen semuanya!



Me with Cancil-nya Iah
photographed by: Ridwan Doank



Me and my best friend, Ricco
photographed by: Puti Fauzya



Me and Lil' Turtle
photographed by: Banar Yuwandaru



Me and The "Freakin" Gank in Tengah island
photographed by: Ricco Suhardian



Me and The Big Family
photographed by: Azis Abdulah


Makasi ya semuanyaaa..

Ney
Read more »
0 com

please called me Mademoiselle Jolie :p

Suatu hari di salle 10, CCF Bandung..

Monsieur Dante: Coba perkenalkan diri, tapi pake data fiktif ya, ga boleh pake identitas asli

Ney:
"Bonjour Monsieur
Je m'appele Angelina Jolie
Je suis actrice
J'habite a Hollywood, aux Etats-Unis
Je suis Americane
Merci beaucoup"

Monsieur Dante: De rien, enchantee Mademoiselle Jolie..

(dan hari itu aku jadi dipanggil Mademoiselle Jolie, haha kacrut!)
Read more »
0 com

#1 Penguin Biggest Fan!

Jadi, karena nggak ada kerjaan, akhirnya aku nonton National Geographic Channel. Yayaya aku tau aneh banget kenapa tiba-tiba nonton NGC padahal biasanya juga tontonannya Playhouse Disney yang nggak lain adalah Pocoyo and the Gank! hahahha. Tapi serius, hari itu lagi jelek-jelek banget tontonannya, dan lagi nggak ada Pocoyo juga, jadi akhirnya nonton NGC deh. (Penting banget lagi, pake dibahas) Lalu, di NGC lagi ada acara judulnya In The Womb: Extreme Animals. Jadi di acara itu membahas 4 macam janin dari binatang yang berbeda, ikan hiu, kanguru, tawon parasit, dan penguin kaisar (emperor penguin). Kalo ada yang bertanya-tanya penguin kaisar tuh kayak apa, itu loh yang di Happy Feet. Dan gara-gara acara ini pula aku jadi makin ngefans sama PENGUIN! Kenapa?
  • Karena nggak seperti hiu dan kanguru yang kawinnya berkelompok (serem abis deh liatnya, apalagi hiu yang bener-bener berkelompok dalam satu waktu dengan 1 betina dan banyak jantan, kalo kanguru sih bergantian tapi tetep ngeri juga), penguin kaisar selalu setia sama pasangannya. Para penguin kaisar jantan hanya mengawini SATU betina, bahkan waktu betinanya mati, si penguin jantan nggak nyari gantinya tuh, alias Monogami. Perilaku yang mesti di contoh nih. Masa kalah sama penguin ya nggak? Heheh.
  • Karena nggak seperti tawon parasit yang justru menitipkan janinnya di perut ulat kol (itu dia kenapa dia disebut tawon parasit, karena janinnya menjadi parasit di dalam tubuh ulat kol, sampe akhirnya si ulat mati karena makanannya diambil si janin tawon, parah!), penguin kaisar betina menyimpannya di badannya sendiri.
  • Karena setelah telurnya keluar dari rahim si penguin kaisar betina, si penguin betina kehabisan tenaga dan bisa mati karena kelaparan. Tapi si penguin jantan nggak membiarkan pasangannya begitu saja, si penguin jantan dengan naluri kebapakannya dan pengertian sama pasangannya menawarkan diri untuk menjaga bayinya, biar si penguin betina bisa nyari makan biar sehat seperti sedia kala. Fase ini yang paling ku suka. Si penguin betina menggulirkan telurnya ke penguin jantan, dan yang mengerami telur adalah si jantan. Pelajaran moralnya sih bahwa urusan 'domestik' bukan cuma milik betina, tapi jantan juga harus ikut terlibat. Nah aku suka nih penguin kaisar jantan yang feminis model begini nih hihih, ini baru namanya kerjasama tim yang baik
  • Karena nggak seperti janin hiu dan kanguru yang udah diharuskan mandiri sejak di dalam kandungan, (secara janin hiu udah mengalami infant cannibalism, dengan kata lain karena induk hiu nggak memberi makanan apapun, jadi si janin hiu harus mempertahankan hidupnya dengan cara memakan janin-janin lain yang ada di dalam kandungan, alias makan adek-adeknya sendiri, sedangkan janin kanguru yang seukuran Jelly Beans udah harus menempuh perjalanan sepanjang 30 cm untuk bisa masuk ke kantong ibunya.) penguin kaisar jantan sangat memanjakan janinnya, waktu janinnya merasa kedinginan, si bapak bisa merasakannya dan langsung merapatkan kakinya, biar anaknya nggak kedinginan. Dan selimut terbaik bagi si janin adalah di antara kaki si bapak. Angeeeetttt..
  • Karena untuk menjaga anaknya, si bapak penguin merelakan diri untuk puasa selama kurang lebih empat bulan (bayangin, kita aja puasa sebulan udh ngos-ngosan, padahal itu tetap makan, gimana si bapak penguin), bahkan sampe berat badannya turun setengah berat aslinya, hampir 20 kg. Betapa bapak yang sungguh berdedikasi tinggi, hihih.
  • Karena penguin betina, setelah mencari makan untuk dia dan anak yang akan segera menetas nan jauh di sana, dia akan kembali dan menemukan pasangannya hanya melalui suara (mungkin karena semua penguin bentuknya sama kali ya, hehehe). Dan kemudian dia akan menemukan si bayi yang sudah menetas dan bapaknya yang kelaparan. Di sini si penguin betina menggantikan si penguin jantan untuk memberikan asupan makanan pada si bayi, sedangkan giliran si bapak untuk mencari makan. Benar-benar terkoordinir, hihih.
Keren kan?! Dari empat jenis binatang ini, hanya bayi penguin yang beruntung. Karena dia tau siapa bapak dan ibunya, sedangkan bayi hiu dan kanguru hanya tau siapa ibunya, bahkan bayi tawon parasit nggak kenal siapa bapak-ibunya. Sedangkan manusia, harusnya sih lebih baik dari penguin ya, secara manusia punya akal pikiran :)

Anyway, ini beberapa foto dari the greatest Emperor Penguin.. Yaaaaayy

"For a shield from the storm, for a friend, for a love to keep me safe and warm, i turn to you. For the strength to be strong, for the will to carry on. For everything you do, for everything that's true, i turn to you." (I Turn to You - Christina Aguilera)

"I'm grateful for each day you gave me, maybe I dont know that much. But I know this much is true, I was blessed because I was loved by you. You were my strength when I was weak, you were my voice when I couldnt speak, you were my eyes when I couldnt see, you saw the best there was in me. Lifted me up when I couldnt reach, you gave me faith cause you believed. I'm everything I am, because you loved me." (Because You Loved Me - Celine Dion)


"So i won't hesitate, no more, no more. It cannot wait, i'm sure. There's no need to complicate, our time is short. This is our fate, i'm yours.." (I'm Yours - Jason Mraz)

Ney.
Read more »
0 com

Life is (not) a Matter of Dream.


Kenapa ya akhir-akhir ini aku selalu berpikir waktu itu TERLALU cepat berlalu. Rasanyaa, emm.. Kalo diibaratkan film, aku ngerasa kayak besok tuh udah episode terakhir gitu, dan aku takut i don't have this magnificient happy ending. What about my life is another crap movie? Not even a good movie or whatsoever? Atau, aku baru sadar di ujung film, kalo di menit ke berapa itu, aku salah belok.

Aku emang nggak berbakat main game RPG. Dari dulu juga gitu. Aku selalu melewatkan spot penting, dan instead of making conversation with someone important, i'm just walking with no paths, with no goals. Aku bahkan nggak tau tempat mana yang ku tuju, aku cuma berjalan dan berjalan aja sampe kakiku pegel, sampe kakiku nggak kuat lagi dibuat jalan.

Aku selalu kagum (boleh juga dibaca iri) sama orang-orang yang punya tujuan dalam hidupnya. Why they could be so sure about they life? Sedangkan aku? Semuanya blur, aku bahkan takut untuk bermimpi. Takut mimpinya ketinggian, haha.

Inget mimpi jadi inget waktu kemarin aku memutuskan untuk memulai suatu hal baru yang akan ku tekuni di waktu yang akan datang, hal pertama yang ku dapat waktu akhirnya aku berbicara pada seseorang tentang hal ini adalah jawaban, "Kamu nggak bisa. Terlalu susah, kamu nggak bisa." Jawaban macam apa itu? Itu jauh dari jawaban harapanku. And the fact is, you can't say "YOU CAN'T" to someone else just to make you sure that YOU CAN'T do that. Dan masalahnya, aku juga bukan orang dengan rasa percaya diri yang berlebih, aku gampang down. I need someone to encourage me, not to show me how weak i am. I've already had a lot of this kind of people. Huff.

Anyway, dukungan justru datang dari orang-orang yang tak ada dalam list pendukungku, but somehow, i'm really glad there's someone out there and support me. Thanks is not enough to say, i guess.

even an ordinary secretary or a housewife or a teenager can, within their own small ways, turn on a small light in a dark room.

(Miep Gies - Freedom Writers)

Ney
Read more »
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...