Label-less.

Jakarta,
LIMA tahun yang lalu, aku dan ego besarku.
LIMA tahun yang lalu, ego besarku mengalahkan hatiku.
LIMA tahun yang lalu, aku membiarkan egoku menyakitiku dan dia.
LIMA tahun yang lalu, aku menulikan pendengaran, membutakan penglihatan.
LIMA tahun yang lalu, aku membuat satu keputusan besar, melupakan hatiku.

Bandung,
DUA tahun yang lalu, aku menerima kabar besar yang (seharusnya) membahagiakan.
DUA tahun yang lalu, aku tak tahu bagaimana harus bersikap bahagia ketika hatiku rasanya sakit sekali.
DUA tahun yang lalu, aku memendam hatiku dalam-dalam bersama pikiran-pikiran jahat itu. Mematikannya.
DUA tahun yang lalu, aku menenggelamkan diriku dalam dunia baru di hidupku.
DUA tahun yang lalu, aku membalik halaman baru dan menjadi seorang yang profesional.

Bandung,
SATU bulan yang lalu, ada yang aneh dengan kedatangannya.
SATU bulan yang lalu, mulai menyadari kembali keberadaannya.
SATU bulan yang lalu, aku pun mulai merindukannya, tentu saja dalam kapasitas profesionalitas.
SATU bulan yang lalu, ya, aku pun menyayanginya.
SATU bulan yang lalu, dejavu. Aku melihat diriku lima tahun yang lalu.

Jakarta,
SATU hari yang lalu, rasa rindu yang semakin membengkak.
SATU hari yang lalu, bernostalgia dengan masa-masa itu. Tak sengaja membuka halaman yang lama.
SATU hari yang lalu, untuk pertama kalinya aku ingin menjadi wanita. Bukan anak-anak.
SATU hari yang lalu, akhirnya kami bicara, mengakui, dan menyadari bahwa kami tidak profesional.
SATU hari yang lalu, akhirnya aku membuka kembali halaman-halaman itu, dan membacakan padanya. Keras-keras.
SATU hari yang lalu, ada istilah kita diantara kami.
SATU hari yang lalu, aku sangat bahagia, lega ternyata ENAM tahun belakangan ini, kami bukanlah seorang yang profesional.

Jakarta,
HARI INI kita sama-sama mensyukuri hal-hal kecil, walaupun hanya dalam bentuk ketupat sayur.

you know who you are, and i'm lucky to have you. nggak peduli labelnya apa. :)



Ney.

2 comments:

HongKong | March 29, 2010 at 10:51 PM

ihiiyyy :D

asiiik, sekarang blognya ney udah bisa di-subscribe, trus bisa dikomenin juga hehehe

neycit | March 30, 2010 at 5:52 PM

hehe makasi makasi.. serius tuh mo subscribe? hahaha, aku terharu :')

qiqiqiq..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...